oleh

Realisasi Tajamara Menjadi Wisata Kota Menunggu Persetujuan Bupati, Sekda: Kami Sudah Setujui

Kabarmadura.id/Sumenep-Pengajuan konsep Tajamara menjadi wisata kota sudah diajukan kepada bupati Sumenep oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep. Namun, hingga saat ini  masih menunggu persetujuan dari bupati sehingga belum terialisasi.

Kepala Bidang (Kabid) Parwisata Disparbudpora Sumenep Imam Buchori mengatakan, dalam draft yang disetorkan ke Bupati Sumenep masih menunggu tanda tangan bupati. Sebab, semuanya butuh proses.

“Masih menunggu dari bupati Sumenep. Sudah 15 hari lalu sudah dilayangkan draft itu kok,” katanya, Minggu (2/8/2020).

Dia menjelasakan, Konsep yang dimaksud nantinya semua bus pariwisata yang masuk akan diberhentikan di Taman Tajamara. Sehingga, para pengunjung nantinya naik kendaran khusus menuju ke Asta Tinggi, Masjid Jamik, Keraton.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edy Rasiadi mengatakan, konsep tersebut sudah diterima. Namun, menunggu waktu saja. Bahkan, OPD terkait sebelumnya memang diberikan keleluasaan untuk mengelola wisata yang akan dikonsep wisata kota tersebut.

“Kalau dari kami sudah ada titik terang. Hanya saja menunggu waktu saja,” paparnya.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Syukri mengatakan, Tajamara yang akan dikembangkan menjadi wisata kota memang layak didukung. Ia berharap, hal tersebut cepat terealisasi sehingga dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin.

“Semua stakeholder termasuk dinas terkait harus mempercepat realisasi tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, Sumenep memiliki ciri khas dari sisi kebersihan lingkungan serta memiliki wisata yang banyak.

“Kalau ada wisata kota insyaallah para pengunjung dapat merasakan kenyamanan,” tukasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed