oleh

Redaktur Kabar Madura: Konsistensi Menulis Hasilkan Produk Jurnalistik Berbobot

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Redaktur Kabar Madura Mohammad Khairul Umam memberikan pelatihan jurnalistik dalam acara Ta’aruf Komunikasi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura,  Kamis, (8/4/2021).

Kegiatan intra kampus itu dengan mengusung tema “Go to Communicate, Closer and Complete” bertempat di  Yaspimu Kertagena Tengah Kadur Pamekasan. Kegiatan itu menghadirkan sejumlah pemateri yang profesional serta sesuai dengan profesinya. Salah satu pemateri yang dihadirkan yakni dari Media Cetak, Harian Pagi Kabar Madura.

Dalam materi yang disampaikan, bagi mahasiswa yang ingin  menekuni dunia jurnalistik yang diperlukan adalah keseriusan dalam mengolah produk yang dihasilkan, tentunya dengan terus konsisten dalam mengupdate berbagai informasi yang disajikan, agar produk jurnalistiknya bisa berbobot.

Redaktur Kabar Madura, Mohammad Khairul Umam mengatakan, pada dasarnya dalam melakukan peliputan jurnalistik yang perlu menjadi titik tekan kepada para narasumber adalah komunikasi yang intens terhadap kepentingan peliputan yang direncanakan, sehingga  target pemberitaannya bisa disajikan secara tuntas.

“Pada prinsipnya begini, banyak mahasiswa beranggapan, belajar jurnalistik itu sulit, padahal jita serius akan terasa mudah, apalagi terus dilatih setiap hari, titik tekanya lebih kepada konsistensi menulis, apalagi sebagai seorang mahasiswa yang jurusannya KPI, harus lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya,” paparnya, Kamis (8/4/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai dosen di Prodi KPI IAIN Madura itu menjabarkan,  dalam teknik pembuatan produk jurnalistik ada yang disebut teknik reportase, yang proses pengumpulan datanya harus lebih tajam, sehingga fakta dari sebuah peristiwa yang dijadikan penyajian berita bisa diinformasikan secara utuh.

“Pola yang saya bangun itu, selain teori, saya juga praktik lapangan, tadi saya beri waktu 30 menit untuk terjun langsung membuat produk jurnalistik, mereka langsung investigasi dan observasi ke lapangan, kemudian mereka menulis secara langsung dan dipertanggungjawabkan tulisannya,” ulasnya.

Ditambahkan oleh Ketua HMPS KPI IAIN Madura, Fajar Shodiq, acara berlangsung selama 3 hari 2 malam yang diikuti oleh mahasiswa KPI angkatan 2020. Dengan jumlah peserta 62. Dari 100 mahasiswa KPI, dengan tujuan acara, agar mahasiswa KPI lebih paham terkait fokus skil yang ada di prodi KPI.

Dikatakannya, proses perkuliahan masa kini dilakukan secara daring yang menyebabkan jarang saling bertemu,  makanya  dengan adanya acara itu bisa saling sapa antara satu dengan yang lainnya, supaya tercipta solidaritas tanpa batas.

“Harapan kami selaku panitia agar mahasiswa bisa lebih menguasai fokus skil yang ada di prodi KPI sendiri, dan alhamdulillah salah materi yang menjadi fokus kami yakni jurnalistik, dan pematerinya luar biasa, santai dan materi menyentuh dan terlihat akrab dengan peserta,” tukasnya. (rul/mam)

 

Komentar

News Feed