Refleksi Kemerdekaan, DPRD Semenep Ajak Pemuda Tanamkan Nilai Luhur Perjuangan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Humas dewan) TAULADAN: DPRD Sumenep mengajak masyarakat meneladani sikap para pejuang terdahulu.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Refleksi yang dapat diserap dari nilai-nilai kemerdekaan menurut DPRD Sumenep adalah penanaman mental berjuang harus ditanamkan sejak dini, mulai dari lingkungan rumah tangga sampai berkesinambungan hingga ke lingkungan pendidikan.

Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir menjelaskan, selain mental kokoh, yang dimiliki para pejuang terdahulu adalah misi konkret untuk memperjuangkan hak yang sama, yaitu kemerdekaan tanpa belenggu penjajahan. Misi ini telah terwujud pada 75 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1945 diproklamasikan, bahwa Indonesia telah merdeka.

Bacaan Lainnya

“Maka dirasa bukan perlu lagi, tapi menjadi kebutuhan untuk disampaikan kepada generasi muda. Harus dengan tumpahan darah, karena para pahlawan dulu hanya memiliki senjata seadanya, tapi melalui kekompakan antar suku, ras, etnis, agama, dan sebagainya, maka kemerdekaan itu bisa dipetik dan dinikmati kita semua,” katanya, Senin (10/8/2020).

Dari situ dia melihat, sikap kebhinekan di republik ini sebenarnya sudah terbentuk sejak lama. Bahkan, nilai-nilai luhur itulah yang tertanam dalam jiwa para pejuang terdahulu dan terbungkus dalam nilai akhlakul karimah. Sehingga menurutnya, perilaku itulah yang harus ditanamkan pada setiap individu saat ini.

Namun, jelas politisi PKB itu, nilai itu tidak cukup ditampilkan dengan hanya berhura-hura, harus ada prestasi yang diperjuangkan agar pemuda dari seluruh komponen masyarakat dapat membalas budi kepada para pejuang.

“Apalagi yang tidak boleh dipandang sebelah mata adalah ulama, karena banyak yang meneteskan darah juga, darah mereka tersenyum apabila tempat yang diperjuangkan ini (Indonesia) berisi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah,” ulas Abd. Hamid Ali Munir.

“Budaya kita yang kulturnya lekat dengan nilai-nilai kesatrian maka kita selayaknya menampilkan sikap kesatrian,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi juga menyampaikan, semangat kemerdekaan itu dapat diwujudkan dalam bentuk cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perwujudannya bisa ditampilkan dalam semangat gotong royong, bahu membahu menjaga diri, lingkungan dan warga sekitar.

“Apalagi di masa mewabahnya Covid-19 termasuk wujud cinta terhadap NKRI, memerangi bersama-sama dan memutus mata rantai penyebarannya, mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran tim gugus satgas Covid-19 Sumenep,” paparnya.

Apalagi kabupaten paling timur di Pulau Madura ini juga mempunyai investasi besar dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia, sehingga acara yang mengenang seperti upacara dan hadir langsung ke makam para pahlawan untuk mendoakannya.

Indra juga berharap, masyarakat tetap memprioritaskan kepentingan bersama, sebagaimana dicontohkan para pejuang terdahulu yang mengajarkan perjuangan untuk meraih kesejahteraan, seperti yang dirasakan saat ini.

“Artinya jika ada instruksi tahlil bersama, maka ikutilah, tapi berhubung masih masa Covid-19, maka apa yang menjadi imbauan pemerintah harus ditaati,” pungkas politisi muda Partai Demokrat ini. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *