Refocusing APBD Bangkalan Tembus Rp74 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) PEMERIKSAAN: Sejumlah warga di Kabupaten Bangkalan, melakukan rapid test untuk memastikan tidak terinfeksi Covid-19.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Pembahasan refocusing anggaran di Kabupaten Bangkalan selesai dibahas. Hasilnya, 8 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 dipergunakan untuk penanganan Covid-19. Yakni, sebesar Rp74.667.969.360 dana refocusing Covid-19. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan Taufan Zairinsyah, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, anggaran sebesar itu akan digunakan untuk tiga bidang. Masing-masing bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial (JPS). “Jadi secara keseluruhan dari APBD 2021 ini, kurang lebih terpotong Rp74 miliar. Jumlah tersebut merupakan nominal secara umum dari jumlah keseluruhan APBD,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan refocusing anggaran untuk Covid-19 sudah sesuai rencana. Bahkan, diperkirakan lebih dari 8 persen APBD 2021 di refocusing. “Tapi untuk saat ini masih tahap pengajuan, sekarang kami masih menunggu apakah ada evaluasi atau tidak,” responnya.

Pihaknya menegaskan, penggunaan anggaran melalui hasil refocusing akan diselaraskan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran yang ada. Meski demikian,  tiga bidang harus benar-benar tertangani dengan optimal. Sehingga, untuk aspirasi masyarakat yang belum tercover akan menjadi tugas penting di tahun berikutnya.

“Pemulihan ekonomi dan pendidikan juga perlu diperhatikan. Sektor peningkatan ekonomi ini harus menjadi perhatian khusus mulai pemerintah pusat, provinsi hingga daerah,” tukas bupati yang akrab disapa Ra Latif. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *