oleh

Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Kabupaten Dilakukan Awal Mei

Kabarmadura.id/SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang memastikan, proses rekapitulasi di tingkat kabupaten baru bisa dilaksanakan pada awal Mei 2019. Pasalnya, proses rekapitulasi tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) molor dari waktu yang disediakan, yakni yang awalnya ditargetkan selesai dalam 10 hari (18-28 April 2019), ternyata masih tersisa 2 kecamatan yang belum selesai. Kedua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Torjun dan Kedungdung.

Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU Kabupaten Sampang, Addy Imansyah mengatakan bahwa untuk saat ini, proses rekapitulasi tingkat PPK di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang sudah mencapai 80 persen. Diharapkan, hingga akhir April 2019 proses tersebut sudah rampung.

“Untuk tingkat kabupaten diperkirakan sekitar awal Mei 2019, karena di tingkat PPK sudah mencapai 80 persen,” katanya.

Disinggung tentang penyebab molornya rekapitulasi, Addy menjelaskan, di antaranya adalah hitung ulang form C1 plano berhologram, di 14 TPS Desa Petapan, Kecamatan Torjun. Hitung ulang ini merupakan rekomendasi dari Bawaslu atas laporan caleg PKS H. Lutfianto yang mana diduga ada perpindahan suara dari partai Hanura ke caleg PKS atas nama Rahmad Hidayat.Hasil penghitungan ulang didominasi oleh Hanura yaitu sebanyak 2.931. Kemudian untuk perolehan suara PKS di semua TPS yaitu nol.

Sedangkan saat proses rekapitulasi di tingkat kecamatan beberapa waktu lalu, perolehan suara untuk PKS muncul angka sebanyak 2.500 untuk nomor urut satu sebagaimana berdasarkan form DA2 KPU atau form keberatan yang diusulkan salah satu saksi atas nama Husairi.

Penghitungan suara ulang juga dilakukan di Kecamatan Kedungdung Sampang. Penghitungan surat suara ulang tersebut dilakukan karena saksi PPP merasa keberatan disebabkan ada dugaan perpindahan perolehan suara lintas partai saat proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan. Saat itu, saksi melakukan pencocokan dokumen c1 saksi dengan c1 plano yang dibacakan PPK diketahui tidak sinkron atau terdapat selisih.

Addy juga menjelaskan, selain itu, pada 25 April 2019, sebanyak tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Sampang melakukan pemungutan suara ulang (PSU). PSU dilakukan akibat adanya kesalahan yang terjadi saat Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019.

“Tiga TPS yang melakukan PSU yaitu di TPS 06 Desa Madupat dan TPS 09 Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, serta TPS 03 Desa Trapang, Kecamatan Banyuates,” tambahnya.

Dengan adanya PSU tersebut beberapa pihak Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang proses rekapitulasinya sempat terhenti karena menunggu pelaksanaan PSU, saat ini sudah bisa bekerja kembali. Diharapkan secara keseluruhan proses rekapitulasi tingkat PPK rampung pada akhir April 2019.

“Proses PSU berjalan lancar. Setelah itu langsung direkapitulasi tingkat PPK, dan PPS yang sebelumnya pending, bisa langsung jalan lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa akibat proses rekapitulasi yang cukup panjang tersebut, juga menyebabkan banyaknya petugas mengalami kelelahan. Namun pihaknya optimis bahwa jadwal rekapitulasi dari semua tingkatan dapat berjalan lancar, aman dan kondusif.(awe/pai)

Komentar

News Feed