Reklamasi Tambak Udang Desa Romben Barat Dilaporkan ke Provinsi

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Reklamasi ilegal diduga dilakukan untuk usaha tambak udang di Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek. Berdasarkan pantauan langsung kru Kabar Madura ke lapangan, tambak udang itu masih aktif beroperasi.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep Nurus Dahri mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan perihal reklamasi tersebut ke pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Nurus menambahkan, ia tidak memiliki kewenangan hukum untuk menindak hal tersebut karena dari nol kilometer laut, dari pinggir pantai,  itu merupakan wilayah wewenang pemerintah provinsi. Apabila ada temuan seperti itu, pihaknya sebatas untuk melapor ke yang lebih berwenang karena ada di wilayahnya.

“Kebanyakan yang saya jumpai di lapangan itu, atas-atasannya itu, mbah-mbahnya, punya sertifikat tanah, kalau dulu pepel, seiring berjalannya waktu terjadi ombak dan terkena abrasi. Nah, itu di  peta rincian desa tetap ada,” jelas Nurus Dahri saat ditemui di ruangannya, Rabu (5/9).

Lebih lanjut, laki-laki yang hobi memancing itu menjelaskan, kebanyakan di lapangan yang selalu bermasalah dengan peraturan daerah (Perda) biasanya membuat usaha dulu, membuat tambak dahulu, baru mengurus ijin. Padahal berbagai persyaratan izinnya masih belum selesai semua. Ada pula yang baru mengajukan izin tapi masih belum selesai komitmen usahanya, surat izinnya masih belum keluarkan.

Dahri menegaskan, reklamasi di Sumenep tidak dibenarkan dengan alasan apapun.

Menurut Dahri, biasanya nanti pihak provinsi akan datang ke Sumenep untuk menindakkanjuti laporannya tersebut dan akan mengajak pihak Satpol PP Sumenep dan berbagai pihak yang bersangkutan untuk bersama-sama ke lapangan.(mad/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *