oleh

Reklamasi Terus Mara, Anehnya KUPP Belum Pernah Keluarkan Rekomendasi

KABARMADURA.ID, Sampang – Reklamasi pantai semakin merajalela di Kecamatan Camplong. Nyaris di sepanjang bibir pantai terdapat reklamasi yang diduga ilegal. Sementara lahan sudah dibangun gedung permanen. Padahal, belum ada rekomendasi yang dikeluarkan dalam pengurusan izin.

“Di sini banyak yang sudah menguasai wilayah pantai. Reklamasi terus bertambah. Tapi kami tidak mengetahui lahan itu dibeli kepada siapa,” kata Yahya, salah satu warga yang ditemui di Desa Sejati, Camplong.

Dia mengatakan, pemilik lahan reklamasi mengaku mengantongi izin dari kepala desa. Namun mereka berani membangun gedung permanen. Tidak sedikit rumah permanen sudah dibangun warga sekitar maupun pendatang.

Pantauan Kabar Madura, lahan reklamasi baru terus bertambah. Namun tidak ada larangan dari pemerintah setempat. Meski perizinan reklamasi ke pemerintah pusat, namun sebagai pemilik wilayah belum ada tindakan.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Branta Edi Kuswanto mengatakan, wilayah pantai adalah kewenangannya soal pengawasan reklamasi. Namun pihaknya tidak berwenang mengeluarkan izin reklamasi.

“Kami hanya bisa melakukan rekomendasi untuk melakukan ijin ke pemerintah pusat,” katanya.

Dia menegaskan bahwa selama ini pihaknya tidak mengeluarkan surat rekomendasi izin reklamasi. Praktis, lahan reklamasi yang ada sekarang adalah ilegal. Jika sewaktu-waktu lahan mau digunakan, maka bangunan harus dibongkar.

“Saya kaget jika ada salah satu lahan pemiliknya mengaku sudah berizin. Tapi kami tetap lakukan penutupan. Ternyata yang mereka punya hanya surat rekomendasi dan itu bukan surat izin,” ucapnya. (km54/waw)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed