Rekrutmen Buram, Pelayanan PDAM Trunojoyo Sampang Tidak Terpantau Dewas

  • Whatsapp
(KM/SUBHAN) TIDAK TERAWASI: Proses rekrutmen Dewas belum jelas, kinerja PDAM Trunojoyo Sampang saat ini bebas dari pengawasan.

Kabarmadura.id/Sampang-Setelah masa kerja Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Sampang, dipastikan sudah berakhir pada tanggal 10 Februari 2020 kemarin. Kini, pelayanan dan kinerja dari perusahaan air minum milik Kabupaten Sampang itu tidak terpantau. Ironisnya, hingga kini seleksi pengisian Dewas belum ada kejelasan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setkab Sampang Juwaini. Kata dia, hingga saat ini belum dilakukan seleksi Dewas PDAM yang baru, karena belum ada permintaan dari pihak manajemen.

Bacaan Lainnya

Menuturnya, PDAM beralasan masih terkendala dengan anggaran untuk melakukan rekrutmen Dewas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu. Untuk itu, pihaknya berjanji akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.

“Mestinya pihak PDAM ini bersurat kepada kami untuk dibentuk pansel, dan mengadakan rekrutmen dewas yang baru, tetapi sampai saat ini belum ada,” ungkap Juwaini saat dikonfirmasi Kabar Madura, Selasa (25/2/2020).

Dirinya menjelaskan, setelah dibentuk pansel, pihaknya akan langsung mengadakan rekrutmen, karena Dewas itu hanya satu orang yang diambil dari unsur pejabat. Itu sudah berdasarkan Peraturan Menteri dalam Negeri (Pemendagri) nomor 37 tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewas, Komisaris.

Dalam aturan tersebut, Juwaini memaparkan, kalau jumlah direksinya satu orang maka Dewas nya juga satu orang, berbeda dengan tahun sebelumnya, jumlah Dewas sebanyak tiga orang, karena saat ini ada aturan yang baru. Serta hasil evaluasi BPKP yang menganjurkan untuk mengikuti aturan yang baru tersebut.

“Kami hanya sebatas pembina saja, tidak bisa mengawasi karena itu tupoksi dari Dewas, jadi selama beberapa hari terakhir ini, PDAM tidak terpantau oleh Dewas, karena Dewasnya masih kosong,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Trunojoyo Sampang Achmad Fauzan mengelak, jika dirinya dituding tidak mengajukan pembentukan pansel dan tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan seleksi dewas.

Kata dia, sejatinya pihaknya sudah melaporkan kepada Pemkab Sampang melalui bagian perekonomian, kalau masa kerja Dewas akan segera berakhir. Maka, setelah itu sudah jadi kewenangan Pemkab untuk segera membentuk pansel.

“Kami sudah melaporkan ke Bagian Perekonomian pada tanggal 5/2, kalau masa kerja Dewas segera berakhir, mestinya Pemkab langsung membentuk pansel, kami hanya menyediakan anggaran seleksinya, dan dananya sudah ada,” singkatnya melalui jaringan selulernya. (sub/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *