oleh

Rektor IAIN Madura Bebaskan UKT bagi Mahasiswa HafizAl-Qur’an

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Rektor Instiut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Mohammad Kosim terus ingin menjadikan mahasiswa berjiwa religius kompetitif.Hal itu dibuktikan dengan memberikan beasiswa bebas uang kuliah tunggal(UKT)penuh sampai lulus bagi setiap hafiz Al-Qur’anyang hafal minimal 15 jus.

Menurut Rektor Instiut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Mohammad Kosim, perhatian kepada mahasiswa yang penghafal Al-Qur’an itu, dengan menyiapkan jalur khusus bagi mahasiswa baru.

Program tersebut baru dibuka pada tahun 2020.Bagi mahasiswa aktif, diadakan seleksi setiap semester dengan ketentuan minimal menghafal 15 jussetelah berjalan 3 semester, agar hafizAl-Qur’an bisa termotivasi untuk meningkatkan hafalannya.

“Masuk free UKT sampai selesai, setiap semester kami memberikan kesempatan kepada hafiz hafizah untuk mendaftar agar mendapatkan fasilitas UKT,”ungkapnya, Selasa (20/10/2020).

Dalam memberikan ruang berproses mengahafal Al-Qur’an,pihaknya menyiapkan organisasi yang diberi nama Ikatan Mahasiswa Tahfid Al-Qur’an (IMTAQ).Targetnya bagi mahasiswa dan mahasiswi yang sudah hafal Al-Qur’an ataupun yang berkeinginan menjadi hifdul Qur’an.

“Ada program rutin pembinaan kepada mereka, biasa mendatangkan hafiz dari luar untuk membina, agar semangat menghafal tidak luntur, dengan pembinaan berkala,”ulasnya.

Ia menjelaskan, bagi hafid Al-Qur’an yang sudah sangat fasih dengan hafalannya, pihaknya mengikutkan lomba di berbagai even, baik yang nasional, regional ataupun lokal, sehingga para hafiz punya tantangan untuk terus memperdalam tentang Al-Qur’an.

“Seperti yang terakhir ini yang mendapat Juara II, diiutkan lomba sesuai dengan karakter peserta lomba,”tuturnya.

Selain itu, Kosim mengarahkan kepada mahasiswa hafiz dan hafizah pada saat liburan semester bisa menggali ilmu tentang Al-Qur’an di berbagai lembaga yang fokus pada Al-Qur’an, dengan harapan bisa membawa atmosfer baru kepada lingkungan kampus, sehingga banyak mahasiswa mau menghafal Al-Qur’an.

“Dengan cara demikian maka kami sangat memberikan apresiasiasi kepada mahasiswa pengahafal Al-Qur’an, tentu karena menghormati Al-Qur’an sebagai kalamullah,”ulasnya.

Saat ini, IAIN Madura sudah membuka prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), dengan harapan barokah Al-Qur’an terus mengalir kepada segenap civtas akademika, mahasiswa, dan orang yang sudah bergandengan tangan memajukan kampus IAIN Madura.

“Sebagai perwaujudan dari visi kampus religious, tentu sebagai penghormatan kepada Al-Qur’an dan penghafalnya, dan warga yang hafal Al-Qur’an bisa masuk ke kampus, tentu dengan banyakya mengahafal bisa mendapatkan barokah,”pungkasnya. (rul/waw)

Komentar

News Feed