oleh

Rektor IAIN Madura Keluarkan SE Plagiarisme

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Dr Muhammad Kosim mengeluarkansurat edaran (SE) tentang pencegahan plagiarisme. Dalam SE tertanggal 29 Juni 2020 itu,sasarannya adalah skripsi dan tesismahasiswa pascasarjana IAIN Madura.

SE dengan nomor B-833/In.38/R/PP.00.9/06/2020 itu, ditujukan kepada dekan fakultas dan direktur PascasarjanaIAIN Madura. Sehari dikeluarkan, langsung viral dan menjadi atensi serius civitas akademika IAIN Madura.

“SE ini diketengahkan atas dasar keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor B-7142 Tahun 2017 tentang Pencegahan Plagiarisme di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam,” ungkap Dr. Kosim, panggilan akrab Dr. Muhammad Kosim, Selasa (30/6/2020).

Diterangkan, SE tersebut setidaknya mempunyai dua tujuan. Pertama, memberikan petunjuk dan langkah-langkah dalam penanganan plagiatkarya ilmiah.Kedua, mengendalikan penyusunan dan penerbitan karya ilmiah agar sesuai dengan ketentuan dan etika akademik.

Terdapat tiga ketentuan dalam SE tersebut. Pertama, berisi penjabaran tentang plagiarisme; plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam membuatkarya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya sendiri dan/atau karya pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai.

Kedua, batas toleransi deteksi plagiarisme berbasis aplikasi, bagi karya ilmiah berupa skripsi maksimal 25 persen (bab 1 dan bab 4) dantesis maksimal 20 persen (semua bab).

Pelaksanaan deteksi plagiarisme dilakukan oleh fakultas (untuk skripsi)dan pascasarjana (untuk tesis). Hasil deteksi plagiarisme yang memenuhi batas toleransi, dibuktikandengan keterangan bebas plagiarisme.

“Keterangan bebas plagiarisme menjadi syarat dalam mendaftar ujian skripsi/tesis,” tukas Dr. Kosim. (rul/waw)

 

Komentar

News Feed