oleh

Relokasi PKL Belum Maksimal

Kabarmadura.id/Bangkalan-Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di empat zona lalu lintas di Kota Bangkalan masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Pasalnya, PKL harus mencari tempat baru untuk berjualan. Sedangkan dari pemkab sendiri belum bisa menyediakan lahan atau lapak baru.

Terlihat Senin (13/1) kemarin, PKL menempati gang masuk di depan alun-alun Bangkalan. Tujuannya, menghindari razia dari petugas gabungan Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak Polres Bangkalan.

Menurut Sekretaris Satpol PP Bangkalan Anang Yulianto, sebenarnya para PKL ini telah disediakan lapak untuk berjualan.

“Kalau yang di gang itu, kemungkinan para PKL baru, karena sebelumnya kita sudah hitung berapa pedagangnya dan lapak yang harus kita sediakan,” tuturnya, Senin (13/1).

Anang menjelaskan, untuk pedagang di area alun-alun, dirinya memperkirakan ada sekitar 30 pedagang yang mencari rezeki di sana. Sementara itu, untuk tempat relokasinya sendiri, menurutnya sudah disediakan di dalam alun-alun. Namun, banyak PKL yang enggan menempati malah menyewakan lapaknya ke orang lain.

“Terkadang mereka itu malah meminjamkan lapaknya pada anaknya, istrinya atau saudaranya. Mereka memilih kembali berjualan ke jalan. Itu yang jadi permasalahannya juga,” jelasnya.

Empat zona yang ia tertibkan yakni Jalan pemuda Kaffa, Pecinan, alun-alun Bangkalan, hingga Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Kepala Sapol PP Bangkala Irman Gunadi mengatakan, penertiban PKL dilakukan secara rutin oleh Satpol PP dalam rangka penataan kota. Mulai dari Jalan Raya Junok hingga pusat kota Bangkalan.

“Dasar kami atas perintah Bapak Bupati dan Perda yang menyatakan kawasan tertib lalu lintas dan fasilitas umum harus bersih dari PKL,” tambahnya.

Menurut Gunadi, paska penertiban, pihaknya menyisakan beberapa petugas untuk menjaga lokasi yang dilarang bagi PKL. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi PKL nakal kembali berjualan di tempat yang ditertibkan.

“Kita tempatkan beberapa petugas untuk menjaga kawasan tertib lalu lintas untuk kelancaran arus lalu lintas,” tambahnya. (ina/nam)

Komentar

News Feed