Rencana TPA di DLH Sumenep Menjadi  Ekowisata Mangkrak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIBIARKAN: Rencana ekowisata di TPA masih tidak ada tindak lanjut hingga hari ini.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Gagasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep menyulap tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Torbang, Kecamatan Batuan menjadi ekowisata nampaknya hanya sebatas rencana. Kendati sudah direncananakan sejak tahun 2019 namun sampai saat ini masih belum ada titik terang.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sumenep Agus Salam mengatakan, program atau pembangunan ekowisata itu selain bertujuan memperpanjang umur TPA, juga sebagai taman yang berfungsi sebagai hiburan atau wisata.

Bacaan Lainnya

”Kami berencana sebagai tempat outbound untuk anak-anak pramuka, di sana pemandangan cukup bagus juga,” kata Agus.

Rencana pembangunan ekowisata TPA itu, menurut dia, tidak bisa hanya diserahkan pada DLH. Masyarakat juga perlu turut serta menyukseskan. Terutama dalam hal mengurangi sampah yang dikirim ke TPA.

Namun, berhubung adanya wabah Covid-19, rencana itu hampir 2 tahun sudah terjeda. Barangkali atau kemungkinan bakal ditindaklanjuti ketika situasi sudah mulai pulih.

”Sementara masih tidak ada tindak lanjut, kami masih takut, karena kegiatan kepramukaan dan kepemudaan lainnya tidak ada masih kan,” jelasnya.

Wacana pembangunan TPA sebagai ekowisata itu direspons oleh Sekretaris Komisi lll DPRD Sumenep M Ramzi. Dia mempertanyakan kejelasan kelanjutan ekowisata. Sebab, hingga hari ini di TPA sudah ada bangunan berbentuk tanaman namun keberadaanya dibiarkan tanpa perawatan.
“Ya, nanti itu harus ada tindak lanjut, bagaimana sampahnya tidak bau dan lain sebagainya,” tukasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *