Rencanakan Pembayaran Honor Linmas Bangkalan Melalui ADD

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) Ahmad Ahadiyan-Kepala DPMD Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Upaya pembentukan perlindungan masyarakat (Linmas) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan harus disertai honor. Hanya saja, ketersediaan anggaran di pasukan penegak peraturan daerah (perda) saat ini belum mumpuni. Sehingga akan mengajukan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD).

Sedangkan sumber dana itu melalui anggaran dana desa (ADD). Namun dari 31 linmas di setiap desa, kemampuan ADD yang belum mampu membenahi kebutuhan honor petugas tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Satpol PP Bangkalan Irman Gunardi, Minggu (10/10/2021). 

Menurutnya, selain setiap desa ada 31 orang linmas, di setiap kecamatan juga dibentuk satgas linmas dengan jumlah 10 orang. Sehingga butuh anggaran cukup besar jika memang nanti harus diberikan honor. Salah satu solusinya, harus dikembalikan ke setiap desa. “Kalau setiap desa mungkin masih bisa diupayakan, karena selain honor, mereka juga butuh seragam,” ucapnya. 

Lelaki yang akrab disapa pak Gun itu juga tidak memberikan target honor yang harus diberikan. Sebab dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 26 Tahun 2020, honor linmas juga disesuaikan dengan kemampuan setiap pemerintah daerah. “Jika tidak mampu satu bulan sekali, mungkin setiap 3 bulan atau juga bisa setiap 6 bulan, yang penting ada,” jelasnya. 

Pihaknya juga mengaku, sudah melayangkan surat permohonan kepada DPMD, agar bisa mempelajari dan mempersiapkan regulasi serta sosialisasi kepada kepala desa (kades). “Kami sudah ajukan ke DPMD, agar segera dibuatkan regulasinya,” tegasnya. 

Sementara itu Kepala DPMD Bangkalan Ahmad Ahadiyan Hamid juga mengaku, sudah mendapatkan permohonan tersebut dari Satpol PP. Selanjutnya, akan dipelajari lebih lanjut. Sebab pendanaan ADD rata-rata sudah ada plot peruntukannya. Sehingga jika harus memberikan honor, khawatir tidak cukup. 

“ADD ini saja sekarang sudah kurang, jadi sulit kalau harus memberikan honor linmas juga,” responnya.

Dia berjanji akan mengkonsultasikan dengan pimpinan, baik mengenai jumlah ataupun pembentukan regulasi berupa peraturan bupati (Perbup). Sehingga ada landasan pada pemberian honor linmas. ”Nanti kami konsultasikan dengan pembuatan perbupnya,” janjinya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *