oleh

Renovasi Stadion A. Yani Sumenep Gagal Dilaksanakan

KABARMADURA.ID, Sumenep – Renovasi dan perawatan Stadion A. Yani oleh Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, gagal dilaksanakan tahun 2020 ini. Padahal, pada awal musim lalu, tribun bagian depan stadion satu-satunya milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut ambruk karena kurang perawatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep Subyanto menjelaskan, tahun ini sempat direncanakan untuk diperbaiki, meskipun tidak ada dana perawatan, namun berhubung ada recofusing anggaraan untuk penanganan Covid-19 maka rencana tersebut gagal terialisasi.

Stadion yang menjadi saksi bisu tempat berlaganya Perssu FC itu, sampai saat ini masih terkesan dibiarkan atau tanpa perhatian khusus dari pemerintah.

“Tahun ini kembali gagal, termasuk perawatannya juga tidak ada. Yang masih tetap lanjut itu sarana olahraga di kepulauan, kalau yang stadion A. Yani gagal, kena pangkas,” katanya kemarin.

Rencana renovasinya sempat dianggarkan Rp750 juta. Anggaran itu rencananya untuk  renovasi di bagian tribun penonton. Pihaknya juga sudah mengetahui bahwa kondisi terkini di bagian depan tribun stadion tersebut mulai ambrol.

Kendati dibatalkan, pihaknya masih diuntungkan oleh situasi saat ini, sebab masih belum ada pertandingan. Dan jika sudah ada pertandingan, dia mewanti-wanti agar seluruh elemen yang terlibat untuk lebih berhati-hati jika berada di area stadion tersebut.

“Stadion itu, selama ini bukan tidak mau diperhatikan, tahun ini sebenarnya mengajukan sekitar Rp3 miliar untuk perbaikan stadion. Namun hanya disetujui Rp750 juta, termasuk anggaraan perawatannya,” imbuhnya.

Menyikapi itu, Wakil Ketua Komisi lV DPRD Sumenep Siti Hosna menyampaikan, ke depan pihaknya akan mengupayakan anggaran untuk stadion yang saat ini mulai aktif digunakan. Pihaknya juga mengakui, kondisi stadion tersebut memprihatinkan, apalagi jika digunakan laga nasional.

“Kan termasuk nilai jual juga itu kan. Banyak pemain dari luar yang datang ke sini, apalagi kelihatannya memang sering dipakai. Maka memang idealnya ada tim keamanan dan kenyamanan, artinya tidak hanya perawatan tetapi ada petugas kebersihan juga,” tanggapnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed