Rentan Disalahgunakan, Bakar Ratusan Karcis Parkir di Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) MELAYANI: Juru parkir (jukir) di Bangkalan bersikukuh akan menarik biaya parkir kendaraan sesuai wilayahnya. 

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Ratusan karcis parkir yang diterbitkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terpaksa dimusnahkan. Sebab rentan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini diungkapkan Kepala Tata Usaha (TU) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Irfan Hidayat, Selasa (7/12/2021). 

Menurutnya, terdapat 564 karcis parkir untuk kendaraan roda dua dan 328 karcis khusus roda empat. Karcis tersebut sudah tidak lagi digunakan. Sebab penarikan retribusi parkir diganti menggunakan stiker parkir berlangganan. Sebagai bukti nyata, instansinya mengundang Aparat Penegak Hukum (APK). 

Bacaan Lainnya

“Untuk memastikan bahwa selanjutnya karcis retribusi parkir tidak digunakan lagi. Jadi harus dimusnahkan dengan dibakar, karena nanti menjadi laporan pertanggung jawaban kami,” ujarnya. 

Dia menjelaskan, karcis retribusi parkir yang sebelumnya tertera Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp3 ribu untuk kendaraan roda 4, akan diganti menjadi parkir berlangganan yang dibayar dalam satu kali pembayaran saat perpanjangan pajak. “Kami ingin, agar ke depan semua kendaraan bisa berlangganan dan tidak ada karcis parkir,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Bangkalan Moh Khotib menuturkan, langkah yang diambil oleh Dishub sudah benar. Menurutnya, jika ingin menerapkan parkir berlangganan, maka sisa karcis yang lama harus ditarik secara keseluruhan. “Ini agar tidak terjadi dualisme, jadi semuanya menggunakan parkir berlangganan,” responnya. 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengingatkan, agar dinas berupaya untuk mempekerjakan juru parkir (jukir) yang sebelumnya bertugas. Setidaknya, agar tidak membuka parkir ilegal. “Kalau semuanya dirangkul, saya kira nanti akan bagus,” sarannya. 

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *