Resep Warisan dan Rahasia Kelezatan Masakan

  • Whatsapp

Peresensi: Badiatul Muchlisin Asti

Tempo dulu, para ibu dikenal sebagai kampiun memasak. Mereka piawai menghasilkan hidangan-hidangan sedap yang “menyihir” lidah. Sehingga kelezatan cita rasa masakannya membekas di lidah hampir segenap anggota keluarga. Pengalaman itu kelak menjelma menjadi kenangan manis yang tak terlupakan. 

Maka cerita-cerita nostalgia tentang hidangan keluarga hasil racikan ibu atau nenek, banyak menjejali lembaran-lembaran buku. Tak terkecuali resep-resep warisan yang sejauh ini terbukti banyak melahirkan masakan-masakan lezat yang khas dan otentik.

Buku Masakan Sedap ala @Mbaiyya Hits di Instagram ini adalah salah satu buku yang menghimpun resep-resep masakan warisan keluarga dan membongkar rahasia kelezatannya pada setiap resep yang dihadirkan.

Ira Isnaini, penulis buku ini dan pemilik akun Instagram @Mbaiyya, adalah penyuka dunia kuliner berkat iklim yang tercipta secara alamiah di keluarganya—yang merupakan realitas yang banyak dijumpai pada keluarga lainnya pada masa itu. Sejak kecil, Ira Isnaini dimanjakan dengan kelezatan masakan keluarga, mulai masakan hasil racikan nenek, tante, hingga mamanya. 

Adalah hal biasa bagi seseorang menggemari masakan keluarga, terutama masakan ibu. Apalagi bagi seorang anak, ibu adalah juara dunia No. 1 soal masakan, yang membekaskan pengalaman yang tak terlupakan sepanjang hidupnya.  

Pengalaman merasakan kelezatan masakan keluarga menjadikan buku ini berbeda dengan buku-buku serupa yang berisi himpunan resep masakan. Letak perbedaannya, selain resep-resep yang terhimpun di buku ini merupakan resep-resep favorit yang selama ini menjadi andalan keluarga, juga pada setiap resep disuguhkan “trik rahasia” sebagai bekal mengeksekusi resep tersebut menjadi masakan yang sedap dan lezat.

Dari sepuluh bab yang termaktub di buku ini, dua bab awal mengupas tentang tips memasak sedap (pendahuluan) dan membuat bumbu dasar. Tips memasak sedap berisi kiat memilih dan mengolah bahan-bahan dasar masakan meliputi ayam, cumi, daging merah, ikan,  jengkol, kentang, pasta, dan udang.

Pemilihan dan pengolahan yang tepat menjadi kunci keberhasilan memasak sedap. Mengolah jengkol agar tidak berbau menyengat misalnya, bisa dilakukan beberapa cara. Selain direbus berkali-kali dengan cara rebus, buang airnya, lalu rebus lagi dan buang airnya (bisa diulang 3-4 kali), juga bisa dengan cara jengkol direbus dengan daun salam. Gunakan lebih banyak daun salam untuk meminimalisasi baunya.

Bila ingin jengkol empuk, jengkol bisa diolah dengan hanya direbus. Namun jengkol juga bisa digoreng dahulu sebelum direbus bila ingin tekstur yang masih kenyal dan tidak terlalu empuk. Begitu pun untuk mengolah bahan lainnya, disuguhkan pelbagai tips yang berasal dari pengalaman empirik penulis berdasarkan resep warisan keluarganya.

Pada bab bumbu dasar, hanya ada dua bumbu dasar yang ditawarkan karena dinilai lebih praktis, meliputi bumbu putih dan baceman bawang putih. Kedua bumbu dasar itu bisa dibuat dan lalu disimpan atau distok di kulkas—sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan bisa langsung digunakan. 

Bumbu putih sendiri digunakan sebagai bumbu dasar untuk membuat berbagai macam jenis masakan, mulai dari soto, rendang, sambal goreng, dan banyak lagi. Adapun baceman bawang putih digunakan sebagai bumbu dasar untuk membuat nasi goreng, mi goreng, capcai, dan berbagai jenis masakan lainnya.

Delapan bab berikutnya berisi resep-resep masakan dengan pengelompokan sesuai bahan utamanya, meliputi daging sapi, ayam, ikan, seafood, sayuran, telur, pasta, dan kategori lainnya di luar yang disebut.

Kekuatan buku ini, sebagaimana telah disebut di muka, terletak pada “trik rahasia” yang dihadirkan pada hampir setiap resep agar dapat menghasilkan masakan lezat sesuai yang diinginkan. Dan karena “trik-triknya” berdasarkan pengalaman empirik, maka hampir bisa dipastikan pelbagai tipsnya sangat cespleng.

Kekuatan buku ini lainnya adalah variasi masakan yang dihadirkan yang berasal dari lintas daerah seperti Coto Makassar, Kalio Hati Sapi, Pallu Basa, Sop Konro, Soto Seger Boyolali, Tauto Pekalongan, Ayam Bakar Wong Solo, Palumara, Pepes Bandeng, Sate Padang, dan lain sebagainya. Hal ini bisa dilacak karena penulisnya berasal dari latar belakang keluarga yang menyukai “petualangan” wisata kuliner. 

Selain itu, keluarga ini beberapa kali pindah tempat tinggal, dimulai dari Makassar, lalu pindah ke Bandung, lalu berlabuh di Jakarta, sehingga berkesempatan berpetualang mencicipi menu-menu kuliner yang variatif khas dari berbagai daerah. 

Lalu, karena mereka suka memasak, mereka mencoba bereksperimentasi meracik sendiri menu-menu yang telah dicicipinya itu di rumah, dengan pertimbangan lebih murah, lebih bersih, dan tentunya lebih puas, karena bisa disajikan sesuai selera dan kebiasan keluarga.

Buku ini sangat recommended untuk dikoleksi oleh para ibu dan peminat dunia kuliner sebagai referensi dan inspirasi membuat masakan lezat untuk keluarga di rumah.  

*) Badiatul Muchlisin Asti, pengelola Rumah Pustaka BMA dan narablog di Jatengnyamleng.id 

Judul : Masakan Sedap ala @Mbaiyya Hits di Instagram

Penulis : Ira Isnaini

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ke-1 : 2019

Tebal : 208 hlm

ISBN : 978-602-06-3143-1

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *