oleh

Reses Tetap Dilaksanakan di Tengah Wabah Covid-19, Ini Dalih Legislatif

Kabarmadura.id/Sumenep-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep terkesan tidak peduli dengan wabah Covid-19. Terbukti, 50 anggota DPRD Sumenep akan tetap melaksanakan serap aspirasi (reses).

Sesuai rencana, sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumenep, reses ketiga anggota DPRD Sumenep akan dilaksanakan pada tanggal 2-9 Desember.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi, pelaksanaan reses tetap akan mengacu pada protokol kesehatan Covid-19.

Alasan pihaknya tetap melaksanakan reses meskipun di tengah wabah Covid-19, karena reses untuk menampung aspirasi masyarakat. Sehingga walaupun saat ini ada wabah Covid-19, reses tetap harus jalan.

“Reses ini semangatnya adalah untuk menghimpun aspirasi dari masyarakat, sehingga sekalipun saat ini pandemi, tetap dilaksanakan yang tentunya dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya tetap mengacu pada protokol kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, peserta reses yang biasanya 50 sampai 70 orang, reses di tengah Covid-19 ini dibatas dari 15 sampai dengan 20 orang saja. Bahkan, kegiatan reses juga dibagi ke beberapa sesi demi mematuhi protokol kesehatan Covid-19, termasuk jaga jarak.

Sementara anggaran kegiatan reses untuk 50 anggota DPRD Sumenep di tengah wabah Covid-19 rupanya tidak sedikit, yakni mencapai Rp1,2 miliar. Setiap anggota DPRD Sumenep sebanyak 50 orang anggarannya tidak sama. Untuk anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) kepulauan anggarannya mencapai Rp20 juta per anggota. Sedangkan anggaran untuk anggota dari dapil di daratan, anggarannya Rp15 juta per anggota. (ara/ong)

Komentar

News Feed