oleh

Respon Paslon Pilkada Sumenep usai Terima Pengundian Nomor Urut

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) kepala daerah Sumenep telah dilaksanakan. Paslon Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah (Fauzi-Nyai Eva) mendapat nomor urut 1 dan Raden Bagus Fattah Jasin dan Ali Fikri Warits mendapat nomor urut 2.

Proses pengundian itu dilakukan dua tahap. Tahap pertama dilakukan oleh calon wakil bupati Sumenep, Dewi Khalifah dan Ali Fikri Warits.

Sebelumnya, pengundian yang digelar dalam rapat pleno terbuka KPU Sumenep itu, telah disepakati bahwa yang memperoleh angka yang lebih besar akan mendapatkan kesempatan pertama untuk mengambil nomor urut. Sedangkan yang memperoleh angka yang lebih kecil akan mendapatkan kesempatan kedua untuk mengambil nomor urut.

Dalam kesempatan itu, Dewi Khalifah memperoleh angka 7, sedangkan Ali Fikri Warits memperoleh angka 1, sehingga kesempatan pertama untuk mengambil nomor urut diberikan kepada Achmad Fauzi, dan kesempatan kedua berikan kepada Fattah Jasin.

Sehingga Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah ditetapkan sebagai pasangan calon nomor urut 1, dan Raden Bagus Fattah Jasin dan Ali Fikri Warits ditetapkan sebagai pasangan calon nomor urut 2.

Komisioner KPU Sumenep Rahbini menyampaikan, acara penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep berjalan sesuai dengan yang diharapkan KPU dan calon.

“Sudah dilihat bersama bahwa hasilnya bahwa  Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah ditetapkan sebagai pasangan calon nomor urut 1, dan pasangan Fattah Jasin dan Ali Fikri Warits ditetapkan sebagai pasangan calon nomor urut 2,” imbuhnya, Kamis (24/9/2020).

Menurut Rahbini, pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep sudah bisa melakukan kampanye setalah tanggal 26 September ini, tentunya harus sesuai dengan prokes Covid-19.

“Untuk dana kampanye sudah disepakati bersama, maksimal Rp20 miliar” ujarnya.

Sebelumnya, pada 23 September sudah dilakukan pembuatan rekening khusus dana kampanye oleh kedua pasangan calon. Sumber dana itu, tambahnya, diambil dari pasangan calon, partai pengusung dan pihak lain.

Sesuai dengan PKPU terbaru, bahwa kampanye itu bisa dilakukan dengan tetap mengunakan prokes Covid-19, di mana kampanye tatap muka yang dilakukan di ruangan terbuka hanya melibatkan maksimal 100 orang. Sedangkan untuk tempat tertutup maksimal hanya 50 orang. Sedangkan untuk rapat umum tidak diperbolehkan bagi pasangan calon.

“Apabila ada pelanggaran dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep, maka yang akan menindak adalah Bawaslu Sumenep,” pungkasnya.

Diantar Ulama dan Pendukung Sesuai Prokes

SUMENEP-Berangkat ke kantor KPU Sumenep untuk pengundian nomor urut calon kepala daerah, dua pasang calon bupati dan wakil bupati Sumenep diantar para pendukung masing-masing.

Seperti paslon Achmad Fauzi dan Dewi Khalifah (Zi-Va), sejumlah ulama ikut mengantar, seperti KH M Ramdhan Siraj, K. Hazmi, KH. Abd. Muqsith Idris dan beberapa ulama lainnya. Sedangkan paslon Raden Bagus Fattah Jasin dan Ali Fikri Warits terlihat diantar beberapa pendukungnya.

Achmad Fauzi yang dalam pengundian itu mendapat nomor urut 1, sebenarnya dari beberapa tim Zi-Va lainnya juga ingin mengantarkannya. Namun agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh KPU Sumenep, maka cukup diwakili beberapa anggota tim dan sejumlah tokoh ulama.

“Saya ucapkan terima kasih kepada KPU Sumenep yang telah menyelenggarkan acara ini dengan baik. Walaupun sebelumnya para pendukung kami juga ikut mengantarkan kami. Tapi karena ada perubahan aturan-aturan, maka kami akan tetap menanti peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan,” ucapnya, Kamis (24/9/2020).

Menurut Fauzi, nomor urut 1 yang didapatkannya memang sesuai dengan harapannya dan timnya.

Dia juga menyampaikan terimakasih juga atas aparatur pemerintah dari kepolisian dan TNI yang ikut membantu mengamankan tahapan-tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep.

“Mari kita semua berkontestasi secara sehat demi masyarakat Sumenep,” pungkasnya.

Sedangkan Fattah Jasin yang mendapat nomor urut 2 menyampaikan senada, nomor urut 2  juga menjadi harapannya.

“Ternyata pintu langit sesuai dengan apa yang kami harapkan. Mendapatkan apapun saya bersyukur,” imbuhnya.

Fattah Jasin menegaskan akan menjalani tahapan yang telah ditentukan KPU Sumenep, dan juga akan mendukung penyelenggaraan Pilkada 2020, baik dari KPU dan juga Bawaslu Sumenep.

Dia berharap, kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep diberikan kesehatan sampai masa pemilihan supaya bisa mengikuti kontestasi pilkada dengan baik.

“Semoga kedua pasangan ini diberikan kesehatan sampai 9 Desember,” pungkasnya. (01km/waw)

 

Komentar

News Feed