oleh

Retribusi Uji Kir Tidak Pernah Capai Target, Ini Kata Kepala UPT

Kabarmadura.id/Sumenep– Kepala unit pelaksana teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep Novel mengaku, dari tahun 2013-2019 tidak pernah mencapai target retribusi pendapatan asli daerah (PAD).

Ia alasan tidak tercapainya retribusi PAD melalui uji kir itu disebabkan target yang setiap tahun selalu dinaikkan sementara jumlah kendaraan yang aktif melakukan pengujian jumlahnya sudah tidak sebanding dengan jumlah yang ditargetkan.

“Kami sudah meminta pengertian ke Pak Sekda dan selalu berkoordinasi dengan tim di sini. Kami melakukan penyusunan berkas analisa terkait masalah target ini, akan diusulkan lagi nanti ke Pemkab” katanya.

Bahkan menurut Novel jumlah kendaraan yang melakukan uji kir setiap harinya sangat minim, yaitu hanya ada sekitar 15-20 kendaraan. Artinya jumlah yang tidak seberapa jika dibandingkan dengan kota besar seperti Surabaya.

“Ya kalau di kota besar itu sampai 700-an kendaraan setiap harinya, Sumenep masih belum tega untuk menerapkan wajib uji kir bagi seluruh kendaraan dengan nomor plat Sumenap,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2013 target retribusi PAD adalah Rp403.000.000, tercapai Rp287.066.000; tahun 2014 targetnya Rp463.450.000 dan yang tercapai Rp289.432.600; pada tahun 2015 targetnya kembali dinaikkan menjadi Rp532.967.500 yang tercapai Rp301.569.200.

Pada tahun 2016, targetnya Rp532.967.500 capaiannya hanya  Rp291.348.500; pada 2017 ditargetkan Rp586.264.250 dan tercapai Rp261.593.200; pada tahun 2018  kembali dinaikkan menjadi Rp674.203.888, capaiannya adalah Rp493.212.600. Untuk tahun 2019, kembali dinaikkan Rp775.334.500 sementara realisasinya per-Oktober masih Rp432.460.000.(ara/pai)

 

 

Komentar

News Feed