Revitalisasi Pasar, Wabup Minta Pedagang Bersabar

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Revitalisasi 5 pasar tradisional di Sumenep belum tuntas. Hal tersebut membuka perdebatan di kalangan pedagang, sebagai pihak yang terdampak langsung program revitalisasi tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, pembangunan pasar tradisional jangan dijadikan sebuah masalah baru. Karena memang untuk sementara masih proses revitalisasi yang tentunya para pedagang dipaksakan masuk pada masa transisi.

“Biasa itu, nanti masyarakat akan merasakan sendiri kalau sudah selesai, pasti rebutan tempat nanti. Ya kalau mau ditanggapi jadi ribet nanti, pemerintah itu membangun pasar memang demi kenyamanan masyarakat,” katanya, Selasa (23/9) saat ditemui di Gedung Korpri.

Jika pasar sudah selesai direvitaslisasi, Fauzi melanjutkan dan masyarakat sudah merasa nyaman maka semuanya akan berlangsung normal kembali. Saat ini tugas masyarakat adalah membantu pengawasan proses pelaksanaan pembangunan pasar tersebut.

Lelaki yang digadang-gadang sebagai calon bupati pada Pilkada 2020 mendatang itu juga menyampaikan bahwa anggaran pembangunan lima pasar tersebut tidak sedikit, maka diharapkan masyarakat dapat bersikap lebih bijak dalam menikmati masa transisi ini.
Sebab memang masa-masa pelaksanaan pembangunan ini banyak sekali gejala yang menyebabkan masyarakat terkesan tidak diperhatikan, misalnya seperti tempat relokasi yang kurang memadai.

“Sabar saja, nanti ketika pasar sudah selesai malah mau rebutan,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa setidaknya terdapat lima pasar tradisional yang bakal direnovasi dan satu pembangunan pasar tradisional. Perinciannya, renovasi pasar Ganding, Pasar Lenteng, Pasar Manding Laok, Pasar Marengan, Pasar Batuan dan Pembangunan pasar di Kecamatan/Pulau Raas. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *