Ribuan Kartu Tani di Bangkalan Terealisasi Tanpa Manfaat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) TANGGUH: Petani saat membawa pakan hewan ternak, di area persawahan Desa Bilaporah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -K

BANGKALAN-Manfaat kartu tani di Bangkalan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Sebab, meski sudah direalisasikan melalui Bank Negara Indonesia (BNI) tahun 2020 kemarin, sebanyak 88.436 petani belum bisa memanfaatkan kartu tersebut. Bahkan, hingga saat ini pengajuannya belum tuntas.

Bacaan Lainnya

Salah satu staf Bagian Penerbitan Bank BNI Cabang Pamekasan Benny Susanto mengaku, data yang sudah diajukan oleh Dinas Pertanian di masing-masing kabupaten diterima sejak November 2020 lalu.

“Kami memang sudah menerima pengajuannya dan terus kami proses,” ujarnya, Minggu (30/5/2021).

Berdasarkan data jumlah permintaan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Bangkalan, pengajuan total mencapai 126.887 kartu tani. Rinciannya, sebanyak 88.436 sudah diterbitkan, sisanya 3.451 kartu tani belum terealisasi. Namun, meski sudah banyak yang terealisasi belum ada petani yang mengakses pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani.

“Kartu yang sudah terbit sudah kami distribusikan, jadi harusnya bisa digunakan,” ucapnya.

Benny mengakui, letak geografis dalam upaya pendistribusian masih menjadi kendala. Selain itu, kondisi petani belum familiar menggunakan kartu tani. Padahal, seharusnya petani mendapatkan sosialisasi dan bisa menggunakan kartu itu usai sosialisasi dari dinas.

“Saya kira ini menjadi wewenang dinas, untuk mendorong petani agar bisa menggunakannya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dispertahortbun Bangkalan Puguh Santoso mengaku, belum menerima laporan perkembangan penerbitan tersebut. Sebab, pendistribusiannya langsung dari pihak bank. “Kami sudah mendengar, memang kalau sebagian kartu tani sudah selesai tapi masih banyak yang belum,” responnya.

Puguh menginginkan, penerbitan kartu tani segera dituntaskan. Sebab, jika tidak akan menimbulkan kesenjangan antara petani yang sudah memperoleh kartu tani dan yang belum. “Saya ingin semua petani dipastikan dulu kepemilikan kartu taninya, baru nanti kami upayakan sosialisasi dan teknis penggunaannya,” tuturnya.

Dia berjanji, akan terus melakukan pendataan kembali untuk memastikan bahwa semua petani yang memiliki kriteria sudah terdaftar dalam rencana definitif kelompok kerja (RDKK). Sehingga, tidak ada tambahan setelah diberlakukan. “Kami masih akan terus mendata, dan mungkin juga akan menambah pengajuan jika memang masih ada yang belum terdata,” tukasnya.  (hel/ito)

Jumlah Pengajuan Kartu Tani di Kabupaten Bangkalan

  • Total 126.887 kartu tani
  • Terealisasi 88.436 kartu tani
  • Belum terealisasi 3.451 kartu tani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *