Ribuan KPM PKH di Pamekasan Terancam Tidak Terbayar

( KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) MASIH MENUNGGU: Kementerian Sosial (Kemensos) RI belum mengeluarkan data bayar kelompok penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), ribuan KPM terancam tidak menerima pencairan.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan sudah mencairkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 45.897 orang. Namun, hingga saat ini masih tersisa 10 ribu orang yang masih belum menerima pencairan tahap pertama tahun 2022. Penyebabnya, data bayar dari Kementerian Sosial (Kemensos) belum keluar.

Menurut Koordinator Kabupaten (Korkab) Pamekasan Hanafi, proses penyaluran kepada pencairan PKH saat ini sudah berjalan kepada 45.897 kelompok penerima manfaat (KPM). Pembagiannya dibagi menjadi tiga termin pencairan.

“Yang dinamakan KPM jika namanya sudah masuk pada SK Bayar atau Standing Instruction (SI). Sepanjang masih belum masuk data bayar tidak bisa dikatakan KPM,” ulasnya.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Hanafi, keakuratan data KPM PKH saat ini tidak hanya dipadupadankan dengan data yang berada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), melainkan dikroscek lebih lanjut pada data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset tdan Teknologi (Kemendikbud Ristek), serta di Kementerian Agama (Kemenag).

“Kalau ada keluhan dari masyarakat, ada komponen pendidikannya tidak keluar, maka setelah dikonfirmasi ke pusat, ternyata di dapodiknya belum di-update. Sehingga belum terbaca. Misalnya, anaknya sudah sekolah di SMA, datanya masih di terbaca di SMP,” ungkap Hanafi.

Ia juga optimis untuk 10 ribu orang yang belum menerima PKH akan segera menerimanya. Namun menurutnya, keputusan berada di Kemensos. Ia masih berupaya berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pencairan tahap pertama tuntas tahun ini.

“10 ribu orang yang belum bisa mencairkan bisa saja masuk pada termin berikutnya, bisa jadi tidak masuk. Kami masih menunggu,” ulasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.