Ribuan Pedagang Pasar Kolpajung Terancam Relokasi

  • Whatsapp
KUMUH: Rencana pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan akan menyedot anggaran cukup besar, sekitar Rp100 miliar, sehingga diperkirakan akan dibongkar total.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan mendapatkan sokongan dana Rp100 miliar. Klaim tersebut, disampaikan pihak Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Rabu (22/1/2020). Dana tersebut, disebut dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) tahun 2020.

Bahkan,Kepala Disperindag Pamekasan Bambang Edy Suprapto yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasana Firman menyampaikan, untuk pembangunannya dipastikan mulai tahun 2020.

“Untuk bulan berapanya kami masih belum paham, kemungkinan akan dilakukan pada tahun 2020, dananya dari Kementerian PU, sumber dananya dari APBN, infromasi awal Rp100 miliar,” paparnya.

Namun Disperindag Pamekasan belum membahas rencana detailnya secara komprehenship. Sebab, sebelum ada surat keputusan (SK) dari Kementerian PU dan SK dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, belum bisa bergerak ke tahapan berikutnya.

Dengan rencana pembangunan secara total itu, kata Firman dimungkinkan akan berdampak terhadap aktivitas perdagangan di pasar terbesar di Pamekasan itu. Dampak tersebut, adalah direlokasinya sekitar 1000 pedagang.

Mengenai relokasinya, Disperindag berencana memanfaatkan Lapangan Kowel sebagai alteratif untuk pedagang. Mengenai sosialsisasi ke pedagang, diklai sudah mulai dilakukan melalui kepala pasar.

“Kepala pasar mungkin sudah menginformasikan kepada pedagang, meskipun tidak dilakukan secara formal,” ujarnya.

Dia memprediksi, pembangunan pasar yang baru akan lebih reprsentatif dengan akan dibangunnya lebih dari 1000 kios pasar, sebab tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan di pasar tersebut.

“Yang jelas itu kan melebihi pedagang yang sekarang,” tandasnya. (rul/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *