Ribuan Pelanggan Abaikan Pembayaran Air PDAM Trunojoyo Sampang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) NAKAL: Mayoritas pelanggan Perusahaan Minum Air Daerah (PDAM) Trunojoyo Sampang, tidak taat melakukan pembayaran bulanan untuk mendapatkan aliran air bersih.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Tunggakan pelanggan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Sampang cukup fantastis. Yakni, mencapai Rp10 miliar. Data tersebut, tercatat sejak tahun 2020 hingga 2021 ini. Hal ini diungkapkan Plt Manager Pelayanan Kepelangganan PDAM Trunojoyo Sampang Zainal Arifin, Selasa (29/6/2021).

Menurutnya, berbagai upaya dilakukan untuk menagih tunggakan pembayaran terhadap pelanggan. Salah satunya, bekerjasama dengan aparat penegak hukum  (APH). Meliputi, Kejaksaan Negeri (Kejari) dan kepolisian. Tujuannya, untuk memaksimalkan penagihan terhadap pelanggan di daerah perkotaan.

Bacaan Lainnya

Bahkan, hanya diberlakukan terhadap pelanggan yang mempunyai tunggakan di atas 50 bulan. Sedikitnya, terdapat 368 pelanggan terkesan mengabaikan pembayaran. Sehingga, melalui peran APH lebih efektif dalam menagih uang negara. “Kami serahkan ke kejaksaan untuk diberi surat kuasa khusus (SKK) untuk penagihan. Jadi, Kejaksaan ini sebagai mediator antara pelanggan dan pihak PDAM,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, secara kumulatif tunggakan pelanggan mulai dari diatas 50 bulan, 10 bulan dan 3 bulan ke atas jumlahnya berkisar 1.000 pelanggan lebih. Jika ditotal, tunggakan pelanggan mencapai kurang lebih Rp10 miliar. Sedangkan, untuk tunggakan di atas 50 bulan catatan anggaran yang belum dilunasi sekitar Rp4 miliar.

Dari jumlah tersebut, hanya berhasil tertagih sekitar Rp1 M. Kemudian untuk yang di atas 3 bulan hingga  10 bulan masuk dalam daftar tunggakan reguler hanya berhasil menagih Rp1 miliar. Proses “Kerjasama dengan APH ini, sementara untuk yang diatas 50 bulan. Untuk yang 10 bulan ke atas dan 3 bulan ke atas ditagih sendiri. Jadi, dari tunggakan Rp10 m itu yang berhasil tertagih tidak sampai Rp2 miliar,” jelasnya.

Kendati demikian, langkah penagihan yang dilakukan sebelumnya hanya mengirim surat terlebih dahulu kepada yang bersangkutan. Setelah itu, baru ada tiga keterangan. Pertama, ditutup jika tetap tidak membayar, bayar lunas dan secara cicil. “Pelanggan tidak mau bayar, khususnya 50 bulan ke atas, alasan yang lumrah karena air kurang lancar atau mati. Namun, kedepan kami tetap akan melakukan penagihan dengan berbagai teknis, cuma bertahap,” tukasnya.  (mal/ito)

Rincian Pelanggan Nakal PDAM Trunojoyo

  • 368 pelanggan nunggak 50 bulan
  • 000 pelanggan nunggak di atas 3 hingga 10 bulan
  • Akumulasi tunggakan pelanggan mencapai Rp10 miliar

Upaya PDAM Trunojoyo

  • Menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penagihan
  • APH meliputi, Kejari dan Kepolisian
  • Dikhususkan bagi pelanggan yang menunggak 50 bulan

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *