Ribuan Pendaftar CPNS dan PPPK Gagal di Administrasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BAHAGIA: Salah satu peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) hendak melakukan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) di Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Sebanyak 4.738 pendaftar dinyatakan gagal usai menyelesaikan tahap seleksi administrasi pada pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pejabat pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) di tahun 2021. Dari banyaknya peserta yang gagal, kesalahan didominasi pada ketidaksesuaian kompetensi dengan persyaratan yang diminta.

Salah satu peserta PPPK di Bangkalan Abdur Rahman mengaku, tidak lolos. Padahal, semua persyaratan sudah dilengkapi dan sesuai dengan klasifikasi yang diminta. Bahkan, pendidikan dan semua berkas yang dikirimkan sudah lengkap. Sehingga yakin bisa lolos seleksi. Tetapi ketika melihat pengumuman seleksi administrasi ternyata dinyatakan gagal.

Bacaan Lainnya

“Saya mendaftar karena merasa memiliki semua persyaratan yang diminta. Saya dinyatakan gagal, tapi tidak tau apa penyebabnya,” kesalnya, Rabu (4/8/2021).

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Novi menjelaskan, sebanyak 1.517 peserta yang gagal melalui proses seleksi administrasi. Dari formasi umum, sebanyak 1.411 pendaftar yang tidak bisa memenuhi syarat.

Sedangkan, formasi PPPK non guru sebanyak 106 pendaftar tidak lolos dan PPPK Guru hampir dari 3.222 pendaftar memenuhi syarat, hanya satu orang belum selesai dilakukan verifikasi. “Banyak yang gagal, paling banyak dari formasi umum. Sepertinya, banyak yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan pusat,” jelasnya.

Jika memang peserta merasa persyaratan yang diajukan sudah lengkap, tetapi tidak berhasil lolos, maka itu menjadi wewenang pusat. Pihaknya meminta, agar masyarakat atau calon pendaftar bisa lebih sering mengecek dan mengetahui pembaharuan informasi. Sehingga, semua yang diinformasikan di website bisa diketahui dan tidak ketinggalan.

“Kami hanya memaparkan data hasil seleksinya, yang menyeleksi pusat. Kalau semua persyaratan dibaca dan semua update terbaru dilakukan, tidak akan ketinggalan. Masih ada masa sanggah, jadi bisa dilakukan klarifikasi kepada kami sebelum masa itu habis,” tukasnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *