Ribuan Peserta Gagal Menjadi Abdi Negara di Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) GIGIT JARI: Ribuan calon abdi negara di Bangkalan gugur sebelum memasuki tahapan selanjutnya, yakni tes standar kompetensi bidang (SKB).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Dari 1.991 Calon Peserta Sipil Negara (CASN) di Bangkalan, hanya sekitar 355 orang yang berhak mengikuti seleksi berikutnya. Sebab, sebanyak 1.656 peserta gagal dalam  tes standar kompetensi dasar (SKD). Hal ini diungkapkan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDA) Bangkalan Roosli Soelihariyono, Senin (15/11/2021).

Menurutnya, peserta yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya hanya yang memenuhi nilai di atas passing grade. Setiap formasi, diambil tiga peserta yang memenuhi nilai di atas passing grade untuk mengikuti tes standar kompetensi bidang (SKB). “Kalau kami hitung yang lolos 335 peserta, sedangkan lowongan formasi CASN sebanyak 151 orang,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Lelaki yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan ini menuturkan, peserta yang lolos diminta agar mempersiapkan tes SKB. Sebab berdasarkan informasi, pelaksanaan tes SKB akan dilakukan akhir Desember. Sedangkan untuk lokasinya belum bisa dipastikan. “Tapi sepertinya tahun ini pelaksanaan tidak ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Wilayah Surabaya lagi. Sepertinya akan dilakukan di sini (Bangkalan, red),” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bagi peserta yang tidak lolos dan merasa keberatan dengan hasil yang sudah keluar sejak Sabtu (13/11/2021) lalu, bisa melakukan sanggahan sesuai waktu masa sanggah hasil tes SKD selama tiga hari setelah hasil diumumkan. Adapun masa sanggah, peserta harus menginput alasan sanggahan di laman website masing-masing.

“Nanti setelah tujuh hari masa sanggah ditutup, kami umumkan. Kami masih rapat lagi hari ini,” jelasnya.

Masa sanggah ini juga berlaku bagi peserta yang mengikuti pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Dimana pelamar yang lolos disesuaikan dengan jumlah kebutuhan, yakni sebanyak 44 formasi. Namun bedanya, untuk PPPK tidak ada tahapan selanjutnya atau tes. “Kalau PPPK hanya tes SKD saja, setelah itu jika dinyatakan lulus langsung pemberkasan,” tegasnya.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *