Ribuan Tidak Memiliki KTP, Dispendukcapil Sumenep Setengah Hati

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PELAYANAN: Sampai saat ini masih ada ribuan warga tidak melakukan perekaman dan memiliki kartu tanda penduduk.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep dinilai belum maksimal. Sebab, sampai saat ini masih ada ribuan warga tidak melakukan perekaman dan memiliki kartu tanda penduduk (KTP).

Kepala Dispendukcapil Sumenep Sahwan Efendi beralasan, jika kesadaran masyarakat masih minim, sehingga mengakibatkan capaian wajib KTP hanya mentok di angka 92 persen.

Bacaan Lainnya

“Padahal menjelang pilkada kemarin sudah maksimalkan, kami turun ke bawah jemput bola, tapi memang kesadaran masyarakat tidak merata, menganggap itu tidak penting,” katanya, Senin (11/1/2020).

Sahwan menambahkan, menjelang akhir tahun 2020, masih ada sekitar 893.784 penduduk yang wajib KTP. Dari jumlah tersebut terbilang masih ribuan masyarakat yang tidak mengantongi identitas dan secara otomatis tidak disasar dari bantuan-bantuan.

Dia menegaskan, ada sekitar seribu lebih masyarakat yang sudah merekam tapi masih mengantri proses cetaknya. Sementara yang belum merekam masih lebih mendominasi dari total keseluruhan penduduk yakni 1.137.522 jiwa.
“Sampai saat ini, yang belum 11.121, sementara 1200 yang sudah memiliki, dari 893.784 wajib KTP,” imbuhnya.

Kendati banyak yang enggan melakukan perekaman, ia menekankan agar sebaiknya dipersiapkan, hal itu sebagai antisipasi ketika ada kebutuhan mendesak.

“Misalnya sakit, kan jika tidak mempunyai KTP harus melalui jalur umum, sehingga mahal nanti biayanya,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *