oleh

Ribuan Warga Dengungkan Hukuman Mati Pembunuh Anggota PPS

Kabarmadura.id/SAMPANG-Ribuan warga simpatisan korban pembunuhan anggota PPS mendatangi Kantor Pengadilan Negeri Sampang. Mereka membawa keranda mayat yang disiapkan untuk terdakwa pembunuhan yang dinilai dilakukan secara terencana, Selasa (12/3).

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang menuntut terdakwa pembunuh Subaidi yakni Idris, dengan penjara seumur hidup.

Hal tersebut diungkapkan JPU Kejaksaan Negeri Sampang Anton Zulkarnaen. Dia mengatakan, tuntutan seberat itu, karena kasus yang terjadi meresahkan masyarakat. Selain itu, akibat perbuatan terdakwa, Subaidi meninggal dunia dengan meninggalkan istri dan keluarga.

Selain itu, terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana dan tanpa hak memiliki sejata api beserta amunisinya.

“Kami  memenuhi rasa kedailan. Tuntutan kami seumur hidup karena meresahkan masyarakat. Akibat perbuatan terdakwa, korban Subadi ini meninggal,” katanya.

Di tempat yang sama, warga yang mengatasnakan Ikatan Alumni Mambaul Ulum Bata-Bata (IKABA) Pamekasan, mengaku kecewa atas tuntutan JPU. Yakni, terdakwa dipenjara seumur hidup. Karena dari fakta yang diuji di persidangan, diyakini bahwa terdakwa harus dihukum mati.

Koordinastor IKABA Salim Segaf mengatakan, pihaknya akan mengikuti proses pesidangan kasus pembunuhan Subaidi tersebut sampai akhir.

“Tuntutan JPU tadi penjara seumur hidup. Kami tentu sangat kecewa. Berdasarkan fakta persidangan, kami meyakini hukuman mati sangat layak diberikan. JPU menuntut terdakwa hukuman seumur hidup, kami tidak terima,” katanya.

Perlu diketahui, dalam agenda sidang tuntutan yang digelar di kantor Pengadilan Negeri Sampang, ribuan massa dari alumni IKABA ikut serta mengawal kasus pembunuhan tersebut. Pengawalan dilakukan oleh ribuan massa agar pembunuh Subaidi dihukum sesuai aturan yang berlaku. Yakni, hukuman mati. (awe/nam)

Komentar

News Feed