Ributkan Kompensasi Pileg 2019, Kader PPP Saling Lapor Polisi 

Pemilu89 views

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Kader  Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sampang meributkan soal dana kompensasi Pemilihan Legislatif 2019 lalu.

Setelah dilaporkan mantan kadernya, Dedi Dores, kini salah satu kader DPC PPP Sampang yang lain, Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Sampang Nurul Huda, melaporkan balik Dedi Dores. Tuduhannya adalah pencemaran nama terhadap pimpinan partai. 

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Sebelumnya, Dedi Dores telah melaporkan ketua, sekretaris dan bendahara DPC PPP Sampang ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) dengan tuduhan dugaan penggelapan dana kompensasi Pileg 2019. Saat ini, laporan AMK sudah diproses dan diterima oleh Polres Sampang. 

Nurul Huda mengatakan, alasan melaporkan Dedi Dores karena tidak terima dengan perlakuannya terhadap pimpinan PPP Sampang. Dedi Dores dianggap menuduh ketua DPC, sekretaris, dan bendahara PPP Sampang menggelapkan dana kompensasi pileg 2019 lalu. 

Baca Juga:  Per September 2022, KPU Pamekasan Hapus 20 Ribu Lebih Daftar Pemilih Pemilu 2024

Dia menganggap bahwa tuduhan Dedi Dores itu tidak benar. Terlebih, ketua, sekretaris, dan bendahara merupakan simbol dari partai yang harus dijaga marwah dan integritasnya. Tuduhan Dedi Dores juga dianggap sangat merugikan partai. Sehingga badan otonom (banom) yang lahir dari PPP itu merespon dengan melaporkan balik.

“Jadi untuk pemanggilan Dedi Dores itu sudah ranahnya Polres Sampang,” pungkas Huda, Kamis (3/8/2023).

Terpisah, Sekretaris DPC PPP Sampang Faqih Anis Fuadi mengatakan bahwa kasus ini merupakan rentetan dari pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Dedi Dores dari kursi anggota DPRD Sampang. 

Baca Juga:  Rp10 Miliar Dana Pengamanan Pilkada Sumenep Siap Dicairkan

Rentetan yang dimaksud, fase pertama dari Pengadilan Negeri (PN) Sampang. Namun PN Sampang menolak gugatan Dedi Dores. Kini, Dedi Dores melakukan upaya banding. 

“Iya intinya kita buktikan saja nanti, gimana proses kasus ini,” singkatnya.

Menanggapi hal ini, mantan anggota DPRD Sampang Dedi Dores mengatakan akan tetap mematuhi proses hukum yang ada. Dia tidak gentar dengan laporan balik dari banom PPP terhadapnya.

“Kita buktikan saja nanti siapa yang benar dan siapa yang salah. Jadi kita ikuti saja alurnya gimana nanti, yang pastinya saya siap pasang badan,” singkatnya.

Pewarta: Abd. Goffar

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *