Ridho Mulai Latihan Berat

  • Whatsapp
LATIHAN BERAT: Kiper Madura United M Ridho Djazulie melumat semua menu latihan yang diberikan pelatih penjaga gawanG Kurnia Sandy di Stadion Gelsora Bangkalan (SGB), Selasa (23/7) sore.

Kabarmadura.id-Kondisi kesehatan kiper M. Ridho Djazulie yang menyebabkan harus absen dalam 3 pertandingan Madura United kala bertamu ke Tira-Persikabo, Persipura Jayapura dan menjamu Arema FC tampaknya sudah mulai membaik.

Pemain yang sempat bergabung saat persiapan Madura United menjamu Arema FC dan juga hadir ke stadion dalam  pertandingan terakhir Madura United sudah mulai melahap secara total menu latihan yang digelar pemain Madura United kemarin sore di Lapangan Stadion Gelora Bangkalan.

Ridho yang terditeksi mengalami gejala typus jelang pertandingan melawan PS Tira Persikabo di Bogor beberapa waktu lalu bergabung dalam latihan penuh bersama-sama dengan Satria Tama, Muhammad Ridwan dan Fawaid Ansory di bawah pengawasan Kurnia Sandy.

Kurnia Sandy mengungkapkan, mulai kemarin sore tim medis sudah mengizinkan Ridho untuk jalani latihan berat. Atas rekomendasi itulah, palang pintu pertahanan terakhir Madura United  mengikuti semua rangkaian program hingga latihan yang pada sesi kemarin adalah latihan fisik dan sangat berat.

“Kami tidak semerta-merta mengambil keputusan untuk melibatkan Ridho dalam latihan berat kami. Apalagi, kalau kalian lihat, hari ini kami level hard lah untuk latihannya, jadi jika tidak memiliki kondisi yang bagus,” ungkapnya.

Salah satu bukti jika sesi latihan kemarin bagi para penjaga gawang adalah latihan yang berat terlihat pada sosok Fawaid Ansori, penjaga  gawang asal Bangkalan yang terjun di Madura United U20 kembali latihan bersama tim senior.

Pemain yang ikut serta membela Madura United U20 dalam lawatan ke markas Persib Bandung U20 pada sesi latihan sore kemarin justru kewalahan mengikuti latihan yang dipimpin langsung Kurnia Sandy.

Dia harus berhenti sebelum latihan usai, lantaran kondisinya tidak memungkinkan. Diketahui, putra daerah asal Kecamatan Kamal, Bangkalan itu baru tiba kemarin siang setelah melewati perjalanan sekitar 13 jam.

“Fawaid yang mengaku sanggup dia harus berhenti sejenak dan diistirahatkan ditepi lapangan. Ini membuktikan latihan tadi berat. Itu bisa juga amenjadi bukti kondisi Ridho sudah benarbenar bagus 100 persen,” ungkapnya.

Sementara, Dokter tim Heri Siswanto yang memantau latihan langsung jalannya latihan menegaskan kondisi Ridho sudah kembali seperti semula. Dia sudah bisa kembali digenjot dalam latihan.

“Sudah, sudah, lihat saja itu. Dia tidak terlihat lemah, dia sudah kembali,” katanya. (idy/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *