Riwayat Pasien 06 Pamekasan Terinfeksi Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh dan Dipulangkan

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan kembali memulangkan pasien yang telah bersih dari Covid-19, Jumat (8/5/2020).

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Sigit Priyono dalam rilis persnya mengatakan, pasien yang dipulangkan itu, telah dinyatakan bersih dari Covid-19 setelah melalui dua kali swab test tenggorokan lanjutan, untuk mendeteksi kesembuhannya.

“Hasil swab (dinyatakan, red) dua kali negatif,” ujarnya, Jumat (8/5/2020) malam.
Pasien tersebut, adalah wanita berusia 60 tahun yang sebelumnya terdeteksi sebagai pasien ke-6 yang terinfeksi Covid-19 di Pamekasan.

Wanita asal Desa Pangorayyan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jawa Timur tersebut, dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada 24 April 2020.

Awalnya, Pasien 06 Pamekasan itu, terlacak masih kerabat dari Pasien 03 Pamekasan yang terinfeksi Covid-19 sebelumnya. Pasien 03 terinfeksi setelah mengikuti pelatihan petugas haji di Sukulilo, Surabaya pertengahan Maret 2020 lalu.

Sehingga diduga, Pasien 06 tertular dari Pasien 03, karena tinggal dalam satu lingkungan rumah.

Sedangkan Pasien 03 sudah dipulangkan dari RSUD Smart beberapa waktu lalu setelah dinyatakan sembuh.

Saat terlacak sebagai kerabat dari Pasien 03 Pamekasan, Pasien 06 itu dinyatakan berstatus orang dalam resiko (ODR) oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Pamekasan. Setelah berstatus ODR, dia bersedia melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya.

Kemudian, hasil perkembangan pemantauan, pada tanggal 12 April 2020, statusnya diubah menjadi orang dalam pemantauan (ODP).

Selanjutnya pada tanggal 14 April 2020, pasien tersebut diambil sampel yang dilakukan melalui swab tenggorokannya di RSUD Smart Pamekasan.

Sampel swab tersebut kemudian dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk diteliti.

Pada tanggal 24 April 2020, hasil laboratorium BTKLPP Surabaya menyatakan pasien terinfeksi Covid-19. Pada tanggal yang sama, hasil laboratorium Litbangkes Kemenkes di Jakarta, pasien juga dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Dengan sembuh dan dipulangkannya Pasien 06 Pamekasan tersebut, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat isolasi di dua rumah di Pamekasan, RSUD SMart dan RSU Moh Noer Pamekasan, semakin berkurang.

Terlebih, RSUD SMart Pamekasan sebelumnya telah memulangkan empat pasien sembuh dan dinyatakan bersih dari Covid-19 melalui uji swab.

Empat pasien itu masing-masing dipulangkan pada 24 April 2020 lalu, yakni Pasien 02 dan Pasien 03, kemudian pada 2 Mei 2020 adalah Pasien 04 dan Pasien 05.

Dengan ditambah pulangnya Pasien 06 pada 8 Mei 2020, kini sudah ada 5 pasien Covid-19 di Pamekasan yang dipulangkan setelah dinyatakan bersih dari Covid-19.

Setelah dipulangkannya 5 pasien Covid-19, tinggal tersisa 4 pasien yang masih dirawat isolasi. Sebab, belum keluarnya hasil uji swab lanjutan untuk menyatakan keempatnya bersih dari paparan Covid-19.

Saat ini 4 pasien terinfeksi Covid-19 itu masih menjalani perawatan isolasi, masing-masing dua pasien di RSUD SMart dan dua pasien lagi di RSU Moh. Noer.

Kendati begitu, RSUD Smart masih merawat isolasi 3 pasien dalam pengawasan (PDP), kemudian 1 PDP masih dirawat isolasi di RSU Moh. Noer dan 1 PDP lagi dirawat isolasi di RSUD Waru, Pamekasan, Jawa Timur. (waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *