oleh

Robot Karya Mahasiswa UTM Juarai Kompetisi Tingkat Nasional

KABARMADURA.ID, BANGKALAN, KAMAL -Ada banyak cara memanfaatkan kegiatan internal kampus. Seperti halnya mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Soket. Mereka berhasil membuat empat robot dan  berhasil menjuarai beberapa kompetisi. Robot yang diikutsertakan pada lomba yaitu robot yang bisa olahraga hingga robot yang mampu memadamkan api.

Ketua UKMF Soket UTM Shofiyul Fuad mengatakan, robot-robot tersebut dibuat berdasarkan ide teman-temannya  di Fakultas Teknik. Awalnya dari teman-temannya itu ada yang berminat di bidang robotik. kebetulan saat itu memang ada kompetisi robotik, sehingga teman-teman saya itu berinisiatif membuat tim dalam pembuatan robot untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Untuk tim intinya sendiri sekitar 2 sampai 4 orang, dan masing-masing ada asisten untuk membantunya,” katanya, Selasa (23/2/2021).

Fuad juga menyampaikan, sebelum pembuatan robot, mereka terlebih dahulu melakukan riset. Sehingga, ketika akan dimulai, sudah ada gambaran robot apa yang hendak digarap. “Biasanya sekitar 3 bulan penggarapan robotnya,” ujarnya.

Beberapa kompetisi telah diikutinya. Antara lain, mereka pernah mengikuti 2 kompetisi Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN). Untuk KRI, ia bersama temannya mengikuti 2 kategori, yaitu Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) dan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI).

“Untuk KKCTBN, kami mengikuti 2 kategori yaitu Electric Remote Control (ERC) dan Autonomous Survace Vehicle (ASV),” ungkapnya.

Dengan mengikuti beberapa kompetisi robot itu, ia bersama timnya berhasil membawa nama UTM dikenal di tingkat nasional. Robot-robot hasil karyanya itu meraih beberapa juara.. Antara lain pada tahun 2017 ditetapkan sebagai juara strategi terbaik tingkat regional KRSBI.

“Tahun 2018 juara harapan tingkat nasional KRSBI dan tahun 2019 juara strategi terbaik tingkat regional KRSBI,” ujarnya dengan bangga.

Prestasi yang ditunjukkannya bersama tim Soket-nya itu tidak sia-sia. Dukungan dari pihak kampus juga ikut mengapresiasi kegiatannya di UKMF  Soket . Dukungan tersebut berupa anggaran dari kampus untuk pembuatan empat robot.

“Masalah anggaran di luar urusan tim riset,” ungkapnya.

Empat robot itu ia beri nama, masing-masing namanya yakni Sakera, berupa robot sepak bola.  Ada juga yang bernama Marlena, robot pemadam api. Selanjutnya ada  T-Run, yaitu robot kapal remote control. Terakhir Batuta, yakni robot kapal autonomous.

“Untuk membuatnya, tiap tahun di-upgrade dari sebelumnya. Kalau kesulitannya kami ada di  penyesuaian rule baru. Rule ini perubahan rintangan di tiap pertandingannya,” pungkasnya. (ina/maf)

Komentar

News Feed