oleh

Rp1,8 Miliar Dana PEN Fokus ke Penataan

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan memperoleh dana segar dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Tidak tanggung-tanggung, anggaran tersebut mencapai Rp1.8 miliar, dari total anggaran PEN sebesar Rp150 miliar.

Dana itu, akan digunakan untuk penataan pasar dan industri kecil menengah (IKM). Masing-masing, enam paket untuk penataan pasar dan dua paket untuk IKM. Masing-masing dana penataan Rp200 juta.

“Peruntukan dana PEN ini dipinjamkan tanpa bunga dari pemerintah pusat. Tujuannya, sebagai upaya dalam mensupport perekonomian di masa Covid-19. Kami hanya bisa mengakomodir delapan titik lokasi,” ujar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, Selasa (17/11/2020).

Menurutnya, untuk enam lokasi pasar, masing-masing Pasar Duko Temor, Galis, Proppo, Gurem, Kepo, dan Pasar Batu Bintang. Sedangkan untuk sentra IKM, yakni Batik Podek, dan Pandai Besi Aeng Penai.

Dia menegaskan, proses pelaksanaannya saat ini sedang dikerjakan, sesuai dengan perencanaan. Sehingga pihaknya optimis, realisasi pengerjaan dana PEN bisa terlaksana secara maksimal. “Sudah eksekusi, untuk kontraknya tanggal 13 kemarin, jadi temen-temen sudah siap, jika dihitung harinya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Harun Suyitno, meminta agar pengerjaan proyek yang berasal dari dana PEN bisa dikerjakan secara profesional. Pihaknya berjanji, akan terus mengawasi setiap program pemerintah.

“Kalau saya lihat, perencanaannya sangat kurang matang, tetapi kami berharap hasilnya nanti maksimal, harus sesuai dengan perencanaannya, dan teknis pelaksanaannya,” sarannya.  (rul/ito)

Komentar

News Feed