Rp24 M untuk 17 Titik Perbaikan Jalan di Tiga Kecamatan Kabupaten Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) Guntur Setiyadi Kabid Bina Marga PUPR Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Anggaran perbaikan infrastruktur, berupa perbaikan Jalan Kabupaten dipastikan tidak terpangkas. Hanya saja, perbaikan dilakukan berdasar skala prioritas. Untuk tahun ini, fokus perbaikan hanya di tiga kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Kokop, Geger hingga Konang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan Guntur Setiyadi, Selasa (31/8/2021).

Menurutnya, untuk tahun ini terdapat 17 titik jalan akan dilakukan perbaikan. Namun, tidak semua perbaikan dilakukan dilakukan instansinya. Sebab, terdapat pembagian wilayah perbaikan. Seperti, Jalan Nasional yang masuk wilayah kerja Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sedangkan, kewenangan instansinya berupa perbaikan jalan desa. Namun, untuk lingkungan dan akses permukiman merupakan kewenangan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).

“Seperti, jalan dan paving itu ranahnya PRKP. Untuk tahun ini, sesuai instruksi pak bupati untuk menuntaskan Jalan Kabupaten agar dimaksimalkan,” ujarnya.

Dia menuturkan, untuk program tambal sulam dan perbaikan rutin cukup minim anggaran. Saat ini, ketersediaan anggarannya hanya Rp900 juta untuk 18 kecamatan. Jika berbicara anggaran, memang sangat tidak ideal. “Mungkin nanti setelah wabah Covid-19 ini hilang, perbaikan rutin bisa kami berikan dengan anggaran yang lebih besar. Baik kerusakan-kerusakan yang insidentil seperti, untuk menjangkau jalan di semua kecamatan di Bangkalan harus bertahap,” tuturnya.

Sedangkan, 17 pekerjaan perbaikan Jalan Kabupaten dianggarkan Rp24 miliar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp7.690.000.000 untuk dua pekerjaan dan Rp15.327.338.700 diambilkan dari dana alokasi umum (DAU) untuk 15 pekerjaan fisik perbaikan Jalan Kabupaten. “Jadi, Jalan Kabupaten memang kami prioritaskan, tahun depan kemungkinan juga sepertinya sama. Tapi belum bisa kami pastikan, meski tahun ini kami prioritaskan di Jalan Kabupaten, terkait laporan masyarakat akan tetap kami tindaklanjuti,” paparnya.

Ditegaskan, saat ini 17 titik perbaikan Jalan Kabupaten mulai dikerjakan. Sebab, surat perintah kerja (SPK) sudah keluar dengan target perbaikan ada yang harus berakhir bulan November, dan bulan Desember. “Tergantung SPK-nya dimulai kapan, yang jelas minggu kemarin dari laporan masih proses tambal sulam. Kalau yang selesai, kami belum mendapatkan laporan,” tukasnya. (ina/ito)

Rincian dan Sumber Anggaran Perbaikan Jalan Kabupaten

  • DAK Tahun 2021
    • 690.000.000 untuk dua pekerjaan fisisk
  • DAU Tahun 2021
    • 327.338.700 untuk 15 pekerjaan fisik
  • Total DAK dan DAU Rp24 miliar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *