Rp300 M untuk Sanitasi 100 Ponpes di Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) PERLU PEMBENAHAN: Sanitasi khusus pondok pesantren (ponpes) di Bangkalan perlu dilengkapi dengan sarana yang memadai.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Mayoritas pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Bangkalan belum memiliki sanitasi yang ideal. Bahkan dari 180 ponpes, hanya ada sekitar 30 pesantren yang memiliki sanitasi yang mendekati ideal. Sisanya, 150 pesantren tidak memiliki sanitasi. Padahal jumlah santri dalam satu ponpes bisa mencapai ratusan hingga ribuan orang.

Kepala Lembaga Yayasan Ponpes At- Taawun Sabilus Solihin Socah Bangkalan Abdul Rosyid mengakui, semua pesantren kesulitan mengenai sarana. Sedangkan lingkungan pondok cukup padat dan harus suci serta bersih. Sehingga, jika kondisi ini dibiarkan akan menimbulkan persoalan baru.

Bahkan jumlah santri yang cukup banyak akan mempengaruhi ketersediaan sanitasi. Sehingga perlu adanya penambahan lahan untuk sanitasi. Hanya saja kendala yang dialami setiap ponpes rata-rata sama. Yakni, minimnya anggaran untuk membangun sanitasi baru. “Kami berharap para donatur atau pemerintah bisa membantunya,” harapnya, Senin (25/10/2021).

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin Asmoro mengaku, sudah merekomendasikan pengusulan pembangunan sanitasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Bahkan menginstruksikan agar prioritas kebutuhan pembangunan di Madura khusus ponpes segera direalisasikan. “Setiap berkunjung ke ponpes, ini juga menjadi salah satu yang saya pikirkan,” responnya.

Menurutnya, di Madura mayoritas pendidikan  merupakan lembaga di ponpes. Sehingga sudah bukan hal yang aneh, jika pemerintah memperhatikan fasilitas tersebut.  Sebab pada jenjang pendidikan formal lainnya, sarana prasarana (sarpras) juga terpenuhi. “Selain dana abadi pesantren yang kini sedang kami kejar pembuatan peraturan daerahnya, akan ada pembangunan sanitasi di 100 ponpes di Bangkalan,” paparnya.

Pembangunan tersebut diperkirakan menghabiskan dana hingga Rp300 miliar untuk 100 ponpes dengan kebutuhan pembangunan yang berbeda dan disesuaikan dengan jumlah santri. “Tahun depan akan direalisasikan, sambil menunggu perda untuk dana abadi selesai digarap,” tegasnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *