oleh

Rp33 M Dana PEN Belum Cair

BPKPD Anggarkan pada Perubahan Anggaran Refocusing

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dikucurkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Pamekasan khusus tahun anggaran 2020 hingga saat ini belum dicairkan. Hal itu diakui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan, Sahrul Munir.

Dijelaskan, kontrak proyek dana PEN berlaku hingga 31 Desember 2020. Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan tahun 2021 ditetapkan pada tanggal 29 Desember 2020 lalu.

“Jadi saat APBD didok, PEN masih jalan,” ujarnya.

Sejatinya, pihaknya menunggu pembayaran dana PEN hingga 30 Desember 2020 atau sehari sebelum masa kontrak berakhir. Namun, karena masih ada beberapa rekanan yang menjalin kontrak belum mengajukan pencairan, maka pencairan belum bisa dilakukan.

Belum mengajukan pencairan tersebut, menurutnya, karena ada beberapa alasan, baik karena murni rekanan belum melakukan pengajuan, atau fisik pengerjaan sudah selesai namun audit laboratorium belum selesai, atau sampai akhir masa kontrak memang belum selesai.

“Sehingga kami menunggu sampai tanggal 30 Desember 2020, belum ada yang mengajukan pencairan,” ungkapnya.

Untuk mencairkan dana PEN, ungkap Sahrul, perlu dianggarkan dalam APBD. Namun pihaknya tidak melakukannya. Sebab, lebih dulu penetapan APBD 2021 dari pada perhitungan pembayaran dana PEN di akhir masa kontrak 31 Desember 2020.

Atas hal itu, pihaknya akan menganggarkan pada perubahan anggaran refocusing. Dalam penetapan refocusing anggaran, nanti akan dianggarkan pula anggaran pembayaran proyek untuk dana yang bersumber dari dana PEN sekitar Rp33 miliar. Namun hal tersebut memerlukan perubahan peraturan bupati (perbup).

Perbup tersebut akan diterbitkan bersamaan dengan perbup penetapan refocusing anggaran untuk penanganan wabah Covid-19.

“Untuk menganggarkan dalam perubahan perbup itu, datanya perlu review dari Inspektorat. Jadi kalau review dari Inspektorat sudah selesai, kita anggarakan  dan kita bayar,” pungkasnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Harun Suyitno meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan terlebih dahulu bahwa setiap proyek pembangunan dilakukan dengan baik; sesuai dengan perencanaannya.

Sebab, dana PEN yang digunakan menurutnya tidak sedikit dan dapat sangat membantu masyarakat kecil jika pemanfaatannya benar-benar dilakukan semaksimal mungkin. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan pada setiap kegiatan menggunakan dana PEN.

“Dana PEN itu besar sekali. Jjika dimanfaatkan secara maksimal, akan sangat membantu masyarakat,” tukasnya. (ali/nam)

 

 

 

Komentar

News Feed