Rp495 Juta untuk Percepatan Sertifikasi Guru di Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PROGRAM: Pemkab Pamekasan mengalokasikan dana Rp495 juta untuk menunjang percepatan sertifikasi guru.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Kepedulian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan terhadap guru, patut diacungi jempol. Demi mempercepat sertifikasi 99 guru, instansi tersebut menggelontorkan anggaran yang cukup besar. Sedikitnya, Rp495 juta dana yang disediakan agar puluhan guru mendapatkan sertifikasi guru profesional.

Selain itu, melalui percepatan sertifikasi jumlah guru profesional di daerah yang identik dengan slogan  gerbang salam akan meningkat. Dengan demikian, akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pendidikan secara umum. “Program ini sebagai wujud dari dorongan pemerintah daerah,” ujar Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini, Selasa (14/9/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, untuk menjamin mutu pendidikan perlu adanya inovasi baru. Salah satunya, melalui program percepatan guru sertifikasi. Sehingga adanya kucuran dana Rp495  dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 percepatan guru profesional bisa tertangani dengan baik.

“Jadi kami lakukan percepatan sertifikasi guru kepada 99 orang mayoritas guru pendidikan agama islam (PAI) yang mana 50 persen anggaran dari Kementerian Agama (Kemenag), 50 persen pembiayaan difasilitasi Pemkab Pamekasan,” ucapnya.

Pihaknya menjelaskan, dari masing-masing 99 orang guru yang saat ini sedang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA) mendapatkan dana tambahan sebesar Rp5 Juta. “Agar kualitas pendidik sesuai dengan ketentuan, memiliki syarat kompetensi, yang salah satunya sertifikat pendidik sebagai tenaga profesional,” jelasnya.

Zaini secara detail menegaskan, untuk jumlah pendidik yang sudah memiliki sertifikasi guru mencapai 3.012 orang dari jumlah guru aparatur sipil negara (ASN) 3.809 orang. Artinya, masih tersisa 797 guru yang belum memiliki sertifikasi. Sedangkan mekanisme untuk memperoleh sertifikasi guru  sesuai dengan regulasi yang sudah berlaku.

Masing-masing, melakukan pendaftaran melalui aplikasi sistem informasi manajemen pengembangan keprofesian berkelanjutan (SIM PKB) yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sehingga nanti, yang sudah memenuhi syarat dipanggil untuk mengikuti uji kompetensi dan PPG.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *