oleh

Rp5 M Dana PKH untuk 533 KPM di Sampang Tidak Terserap

Kabarmadura.id/Sampang-Terdapat sekitar Rp5 miliar dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), tidak bisa diserap oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Angka itu, merupakan akumulasi bantuan 533 KPM di Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, yang selama empat tahun tidak bisa menikmati haknya.

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Sampang Nanang Muldianto mengatakan, penyebab tidak terserapnya bansos sebesar Rp5 miliar itu, lantaran buku tabungan (butab) milik 533 KPM tersebut tidak tersalurkan sejak tahun 2017 lalu.

Dirinya mengungkapkan, tidak tersalurkannya butab KPM PKH itu, lantaran pada saat itu pihaknya tidak mendapat izin dari Kepala Desa (Kades) Karang Anyar, untuk menyalurkan butab itu kepada para KPM.

“Pada tahun 2017 ATM peserta KPM itu mau disalurkan, namun terkendala izin kepala desa,” ungkapnya, Rabu (12/2/2020).

Dirinya memastikan, dana bansos PKH sebesar Rp5 miliar itu, tidak akan bocor. Sebab menurutnya, dana bansos itu hanya bisa dicairkan oleh penerima, dan tidak bisa diwakili oleh siapapun.

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan tetap berusaha agar hak para KPM itu bisa dicairkan. Bahkan menurutnya, Koorkab PKH Sampang tengah melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial dan pihak perbankan, agar hak 533 KPM PKH itu bisa segera disalurkan.

“Yang penting uang sebesar Rp5 M ini tidak bisa diambil oleh siapa-siapa, kecuali peserta KPM PKH itu sendiri,” tutupnya. (mal/pin)

Komentar

News Feed