Rp5 Miliar Dagulir Sampang Belum Tertagih

Uncategorized6 Dilihat

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Program dana bergulir (dagulir) di Sampang menjadi solusi bagi pelaku usaha mikro yang mengalami kendala dari segi pendanaan. Melalui program itu, pelaku usaha bisa meminjam dana dengan bunga 6 persen setiap tahunnya. Program tersebut diberlakukan sejak tahun 2001.

 

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Kurnia Sufartina menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang telah menggelontorkan total dana sebesar Rp16 miliar untuk penyertaan modal program dagulir.

 

Sedangkan dagulir yang sudah direalisasikan, masih banyak yang belum tertagih dari para nasabah. Bahkan kini masih tersisa sekitar Rp5 miliar belum tertagih. Namun, sedikit demi sedikit upaya penagihan untuk mengembalikan penyertaan modal ke kas daerah (kasda) mulai berjalan.

 

 

 

“Alhamdulillah yang telah dikembalikan sebesar Rp11 miliar. Sekarang sudah tinggal Rp5 miliar yang belum dikembalikan,” ujarnya kepada Kabar Madura, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga :  Top 5 Dating Sites and Apps

 

Dengan adanya penyertaan modal tersebut, pemkab tidak perlu menganggarkan dagulir setiap tahun. Sebab, dana dari hasil tagihan kepada nasabah akan diputar kembali untuk dipinjamkan kepada nasabah. Dari bunga pinjaman, ada pendapatan asli daerah (PAD).

 

Wanita yang akrab dipanggil Tina itu mengaku, tahun ini berhasil menagih tunggakan dagulir sebesar Rp700 juta. Dana itu akan digulirkan kembali kepada masyarakat yang hendak menjadi nasabah. Namun di tahun ini, baru ada satu tambahan nasabah.

 

“Dulu dagulir disalurkan melalui dua bank. Masing-masing, Bank Sampang dan Bank Jatim. Sekarang penyalurnya satu, yaitu Bank Jatim,” tegasnya.

 

Reporter: Ali Wafa

 

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *