oleh

Rp647 Juta Anggaran Pengiriman Sampah di RSUD dr. Moh Zyn

KABARMADURA.ID, SAMPANG– Hampir semua bidang penganggaran di internal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Zyn Sampang, cukup menuai kecurigaan. Selain belanja darah yang janggal, belanja pengiriman sampah tembus Rp0,5 miliar lebih. Anggaran itu, untuk belanja pengiriman sampah di rumah sakit.

Termasuk, biaya sisa pembakaran limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Tercatat, anggaran untuk pengadaan barang dan jasa pengiriman sampah mencapai Rp674.000.000. Dana tersebut, tertera di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten Sampang.

Anggaran sebesar Rp674 juta itu, untuk operasional selama setahun. Pengadaan dilelang dengan jenis paket pengambilan, pengumpulan dan pengangkutan limbah.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang, Moh. Iqbal Fathoni mengaku,dalam proses pengangkutan limbah rumah sakit memang harus dilakukan secara profesional. Sehingga, pelaksana kegiatan dipasrahkan terhadap bidang yang berpengalaman. Sebab, limbah yang diambil dan diangkut cukup berbahaya.

“Masalah limbah rumah sakit memang harus hati-hati dan dikerjakan pihak yang profesional. Tapi anggaran di rumah sakit tetap perlu dikaji,” ujarnya, Kamis (11/3/2021).

Pria yang dikenal sebagai perintis Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) di Sampang ini, menegaskan pagu anggaran Rp 670 juta perlu dikaji. Terutama mengenai, penggunaan dana tersebut. Sehingga tidak terkesan menghambur hamburkan anggaran.

“Jika dihitung rata, dengan anggaran sebesar itu setiap bulan bisa menghabiskan anggaran Rp50 juta. Meskipun prinsip perhitungannya tidak seperti itu, tapi itu gambaran. Karena setiap bulan jumlah sampah fluktuatif,” tegasnya.

Fafan sebutan akrabnya, mengatakan selama ini rumah sakit tidak transparan. Banyaknya penganggaran yang tidak terkontrol karena saat dibahas di RSUD tidak rinci. Bahkan, saat diminta rincian penganggaran tidak diserahkan.

Sementara Direktur RSUD dr. Moh. Zyn Sampang, Titin Hamidah masih saja menolak memberikan keterangan. Berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya, namun nihil respon.  (man/ito)

 

Komentar

News Feed