Rp750 Juta untuk Dua Lahan Integrasi Garam di Sumenep

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) OPTIMIS: Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sumenep memastikan realisasi lahan integrasi garam bulan Agustus 2021.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Penyediaan lahan integrasi garam ditarget terealisasi bulan Agustus. Sehingga, para petambak diharapkan tekun dalam memproduksi garam. Tujuannya, agar target produksi garam bisa terpenuhi atau mencapai target. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Sri Harjani, Rabu (28/7/2021).

Menurutnya, lahan yang disediakan seluas 30 hektar dengan anggaran Rp750 juta. Sedangkan untuk perealisasiannya, akan dilakukan di dua lokasi. Yakni, di Kecamatan Gapura dan Kalianget. Masing-masing lokasi, dianggarkan Rp375 juta dengan luasan 15 hektar lahan integrasi garam.  Dana tersebut, bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBD).

Bacaan Lainnya

“Insyaallah bulan depan sudah terealisasi. Jadi dengan anggaran itu, diharapkan target 192.947 ton garam terpenuhi,” ujarnya.

Dia menuturkan, perluasan lahan terintegrasi nantinya akan dibarengi dengan bantuan geomembrane dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada daerah. Sebab, lahan integrasi garam memiliki manfaat besar bagi petambak. Selain meningkatkan produksi, juga untuk kualitas garam rakyat semakin bagus serta layak jual.

”Pemerintah sudah menyediakan lahan integrasi garam, maka petambak wajib sungguh-sungguh mendukung program itu,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menyarankan, agar daerah bisa bersosialisasi akan pentingnya lahan integrasi garam. Sebab, ada sebagian petambak yang tidak menginginkan program tersebut. Mereka lebih memilih mandiri dalam mengelola lahan garam. “Lahan integrasi sangat penting. Tetapi, pendekatan Diskan pada masyarakat atau petambak garam perlu ditingkatkan,” sarannya. (imd/ito)

Anggaran dan Lokasi Lahan Integrasi Garam

  • Keseluruhan 30 hektar
  • 15 hektar di Kecamatan Gapura
  • 15 hektar di Kecamatan Lenteng
  • Per kecamatan Rp375 juta
  • Total anggaran Rp750 juta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *