oleh

RS Abuya di Kepulauan Sumenep Disebut Sekelas Puskesmas

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) di Arjasa belum optimal. Rumah sakit yang diresmikan pada September 2020  tersebut, masih dianggap setara dengan layanan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Seharusnya, kata anggota Komisi IV DPRD Sumenep M Syukri, jika pemerintah sudah berani meresmikan, maka harus sudah siap dari berbagai aspek. Mulai dari fasilitas dan kesiapan tenaga medisnya.

“Itu RSUD kan? Nah kalau rumah sakit, pelayanannya harus lebih lengkap. Jangan hanya sekadar diresmikan, pemerintah harus benar-benar serius mengawal,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Dia menuntut penunjang rumah sakit yang diberi nama Abuya Kangean itu segera dipenuhi pemerintah. Sebab, katanya, jikapemerintah mengajukan anggaran, pihaknya siap memfasilitasi dan mendudukung di pembahasannya.

“Misal tenaga medisnya, kabarnya belum ada dokter spesialisnya. Loh itu harus diseriusi, bukan gaya-gayaan diresmikan kalau fasiltasnya hanya-hanya itu-itu saja,” imbuhnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono, setelah diresmikan, sambil lalu menyempurnakan fasiltas rumsah akit itu. Sehingga saat ini tetap ada pelayanan meski seadanya. Dia mengakui masih banyak yang harus dibenahi, salah satunya adalah ketersediaan dokter spesialis.

Termasuk fasilitas lain seperti daya listriknya yang masih di bawah standar kebutuhan, tambahan ruang inap dan fasilitas yang lainnya.

“Tapi untuk sementara sudah difungsikan banyak masyarakat yang datang ke sana. Yang lain-lain akan terus dilengkapi misal tenaga medisnya,” paparnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed