RSMN Rawat PDP Asal Sampang, Pemkab Klaim Warga Pamekasan

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) HAMPIR PENUH: Kapasitas ruang rawat isolasi khusus pasien Covid-19 di RSU Mohammad Noer hampir penuh.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Publik Kabupaten Pamekasan Sigit Priyono mengabarkan, terdapat dua PDP baru di Pamekasan. Keduanya dirawat isolasi di dua rumah sakit berbeda, satu di RSUD SMart Pamekasan dan satu di RSU Mohammad Noer (RSMN) Pamekasan.

Keduanya berasal dari Kecamatan Proppo dan Batumarmar, berusia 20 bulan dan 52 tahun, berinisial H dan SM.

Bacaan Lainnya

“Ada tambahan dua PDP dari Batumarmar dan Proppo, usia 20 bulan dan 52 tahun,” ungkap Sigit, Selasa (12/5/2020).

Sigit menegaskan, PDP yang kini tengah dirawat isolasi di RSUD SMart itu, sebelumnya berstaus ODP. Dia berubah status lantaran kondisi kesehatan yang kian memburuk, ditambah lagi hasil foto rontgen yang ternyata terkena radang paru-paru.

“Kemarin memang ada tambahan dua orang PDP, satunya dirawat di RSUD SMart, dan satunya lagi dirawat di RSU Mohammad Noer,” ucapnya.

Sedangkan terkait bertambahnya dua PDP di Pamekasan, membuat Rumah Sakit Umum (RSU) Mohammad Noer Pamekasan menambah lagi pasien yang dirawat isolasi.

Akan tetapi, keterangan berbeda disampaikan pihak RSMN Pamekasan melalui layanan call centernya. Diterangkan bahwa PDP yang dirawat bukan berasal dari Batumarmar, Pamekasan, melainkan dari Kabupaten Sampang.

PIC Satgas Covid-19 RSMN Pamekasan dr. Tri Susandhi Juliarti juga membenarkan bahwa pasien yang baru masuk RSMN merupakan warga Kabupaten Sampang. Dia dirujuk ke RSMN untuk dirawat isolasi.

PDP tersebut terdiagnosa menderita gejala yang lazim diderita oleh orang terinfeksi Covid-19, yaitu sesak nafas, batuk dan demam, serta ia juga megalami radang paru-paru setelah keluar hasil foto rontgen.

Tetapi pihaknya belum dapat memastikan apakah pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan darin daerah resiko atau karena pernah berkontak dengan orang terinfeksi Covid-19.

“Benar ada tambahan PDP baru, dia dirujuk sejak semalam, dia dari Sampang dan dinyatakan PDP karena hasil lab dan memang ia mengalami gejala yang lazim diderita oleh orang terinfeksi Covid-19,” ulas salah seorang petugas layanan call center RSMN Pamekasan. (ali/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *