oleh

RSU Sumekar Belum Mendapat Izin Melayani Pasien Covid-19

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pelayanan untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Sumekar belum bisa diterapkan. Sebab, sampai saat ini pihak rumah sakit belum mendapat izin. Sementara pengajuan izin sebelumnya ditolak karena ada beberapa persyaratan yang belum lengkap. Salah satu kekurangan terkait ruang isolasi dan pembuangan limbah medis.

Ketua Yayasan Asri Husada Sumenep yang menaungi RSU Sumekar Ach. Novel mengatakan, saat ini pihaknya tengah mencari solusi terkait kekurangan persyaratan dalam proses perizinan. Untuk memenuhi kelengkapan administrasi tentu secara bertahap. Saat ini masih menunggu visitasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep.

“Insya Allah 1 sampai 2 hari ini dinkes akan revisi, kemudian diajukan ke Provinsi Jawa Timur lagi,” katanya, Selasa (16/2/2021)

Dia mengatakan, yang awalnya diprediksi awal Februari pembukaan pelayanan Covid-19 hingga saat ini terkendala proses perizinan. Sehingga untuk melayani pasien Covid-19 belum terwujud.

“Ternyata proses izinnya tidak mudah. Sehingga kami sangat kesulitan,” paparnya.

Diketahui sebelumnya, kesiapan RSU Sumekar sudah terukur. Diantaranya, tempat tidur sebanyak 21. Rinciannya, untuk very important person (VIP) sebanyak 3 tempat tidur, kelas I sebanyak 2, Kelas II sebanyak 4, dan lainnya sebanyak 12.

Instansinya sudah membuka pendaftaran, dan sudah melaksanakan tes untuk tenaga medis (nakes) yang akan melayani pasien Covid-19, setidaknya sudah ada 6 hingga 7 nakes yang sudah dipersiapkan dalam melayani pasien Covid-19. Seperti  cleaning service serta pemulasaran, dokter dan lainnya.

“Akan dibukanya tersebut karena melihat perkembangan Covid-19 saat ini masih tinggi,” tuturnya.

Sebelumnya, dia juga mengatakan, dirinya sudah mengundang Psikolog serta para tokoh agama untuk memberikan pemahaman terhadap nakes bagaimana cara melayani pasien Covid-19 yang tidak menyalahi aturan secara agama.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Syukri mengatakan, lambatnya proses izin RSU Sumekar sangat berdampak pada pelayanan pasien Covid-19. Jika hanya mengandalkan pelayanan di RSUD Sumenep, tentu hal itu kurang  memadai.

Harapannya, RSU Sumekar harus berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan izin pelayanan pasien Covid-19. Dinkes juga harus membantu dalam hal administrasi.

“Saya yakin kalau diusahakan pasti dapat izin. atau sebaliknya, jika hanya diam berarti membiarkan pasien Covid-19 tidak cepat sembuh,” pungkasnya. (imd/mam)

 

 

Komentar

News Feed