oleh

RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep Habiskan 16 Peti Khusus Covid-19

KABARMADURA.ID, Sumenep – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar menyediakan 20 peti jenazah khusus Covid-19. Hanya saja dari puluhan peti tersebut hanya  terpakai 16 peti khusus Korban Covid-19. Sisanya, sebanyak 4 peti belum digunakan.  Hal tersebut diungkapkan, Humas RSUD Dr. H. Mohammad Anwar, Kabupaten  Sumenep Arman Endika Putra, Senin (09/11/2020).

Menurutnya, korban yang meninggal melalui pemulasaran jenazah menggunakan protokol Covid-19 sebanyak 16 orang dan menggunakan peti mati. “Peti digunakan pertama kali di Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk satu kali pemulasaran jenazah dengan prokes dianggarkan Rp3.360.000.  Rinciannya, Rp550.000 untuk pemulasaran jenazah, Rp100.000 untuk kantong jenazah, dan Rp1.750.000 untuk peti jenazah,  Rp260.000 untuk plastik erat, Rp100.000 untuk desinfektan jenazah, Rp500.000 untuk Transport Mobil Jenazah, dan Rp100.000 untuk desinfektan mobil jenazah.

Menurutnya, anggaran tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Kepmenkes RI) Nomor HK.01.07/MENKES/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Covid-19. “Khusus di luar kota atau yang jauh dari kota ada penambahan disesuaikan dengan ongkos mobil jenazah,” paparnya.

Menurut arman tidak ada anggaran khusus pemulasaran jenazah Covid-19 di awal. Alasannya, hanya dilakukan klaim pada saat meninggal terkonfirmasi Covid-19. “Tidak ada lahan khusus mayat. Pemakamannya, diletakkan di tempat keluarganya atau tanah keluarga,” pungkasnya. (imd/ito)

Komentar

News Feed