RSUD SMart Minta Kesigapan Dinkes Antisipasi Varian Baru Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) WASPADA: RSUD SMart Pamekasan minta semua pihak mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN –Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan sempat kewalahan menangani ledakan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu. Hal itu cukup memberikan pelajaran untuk mengantisipasi gelombang ketiga akibat munculnya varian baru Covid-19.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD SMart Pamekasan dr. Syaiful Hidayat menyebut, varian baru Covid-19 terus bermunculan. Setelah varian delta, delta plus, alpha dan beta, juga muncul varian baru bernama Lambda. Saat ini virus varian baru tersebut mulai melanda Peru.

Bacaan Lainnya

“Varian baru ini akan terus muncul. Kalau semua pihak tidak sama-sama antisipasi. Kita harus siap-siap,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan rumah sakit dalam menyambut datangnya gelombang ketiga tidak banyak berubah. Jumlah prasarana dan tenaga kesehatan (nakes) masih seperti biasanya. Sehingga, untuk mengantisipasi terjadinya kewalahan pada gelombang ketiga, harus ada rumah sakit lapangan dan puskesmas penyangga.

Namun demikian, menurut dokter yang akrab dipanggil Yayak itu mengatakan, ada hal yang lebih penting daripada menekan rumah sakit untuk selalu siap. Yaitu penanganan di hulu ke masyarakat yang harus ditingkatkan. Menurutnya, rumah sakit sebagai penanganan hilir akan percuma bekerja keras, jika di masyarakat tetap seperti saat ini.

“Kalau kami bed tetap segitu. Oksigen tetap segitu. Nakesnya ya tetap,” ucapnya.

Karena itu, agar rumah sakit tidak lagi kewalahan, pihaknya meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan lebih sigap untuk kedepannya. Agar tidak terjadi lagi kasus-kasus serupa yang tidak diinginkan. Seperti akibat rumah sakit penuh, pasien meninggal saat antre dan ibu hamil yang tak tertangani.

“Yang lebih penting yaitu di masyarakat. Bagaimana mau berakhir kalau hajatan di mana-mana tetap berkerumun. Masker saja gak pakai,” ucapnya kecewa.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifdah mendesak Dinkes Pamekasan segera mengambil langkah-langkah alternatif dari sekarang, sebelum terlambat. Penanganan hilir harus menjadi prioritas saat ini. Rumah sakit swasta dan puskesmas penyangga serta rumah sakit lapangan merupakan langkah yang bisa diambil.

“Mumpung sekarang masih landai. Jangan bergerak saat sudah melonjak lagi,” ucapnya. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *