oleh

RSUD SMart Pamekasan Kewalahan Tangani Lonjakan Pasien Covid-19

KABARMADURA.ID;PAMEKASAN-Ketua Satgas Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat menegaskan bahwa penyebaran wabah Covid-19 di Pamekasan semakin masif. Bahkan, RSUD SMart Pamekasan sampai kewalahan menampung pasien terkonfirmasi terinfeksi Covid-19.

Diungkapkan, sebanyak 26 pasien terinfeksi Covid-19 sedang dirawat dan diisolasi di RSUD Smart. Jumlah tersebut melampaui kapasitas rumah sakit itu sendiri. Sebab, yang tersedia hanya 20 kamar isolasi dari dua paviliun, yaitu mawar dan flamboyan. Karena overload, terpaksa satu kamar diisi oleh dua orang pasien dengan menambah tempat tidur.

Kondisi itu terpaksa dilakukan kendati beberapa keluarga pasien sebenarnya menolak disatukan dengan pasien lain.

“Untuk terhindar dari Covid-19, tidak ada cara lain selain patuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

Oleh sebab itu, sejumlah pasien kini dirawat isolasi di gedung Islamic Center sebagai rumah observasi. Berkali-kali pria yang akrab dipanggil Yayak itu menegaskan, bahwa Covid-19 masih ada dan keberadaannya terus mengancam kesehatan masyarakat Pamekasan.

Yayak mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menyepelekan virus ini. Bahkan Kabupaten Pamekasan yang semula berzona kuning yang menandakan lumayan aman, kini kembali berzona orange yang berarti masyarakat Pamekasan perlu waspada.

“Tidak benar yang mengatakan Corona sudah pulang ke China. Corona masih mengancam. Jadi jangan anggap sepele,” tegasnya. (ali/waw)

Komentar

News Feed