oleh

RSUD Syamrabu: Anggaran DID Rp3,4 Miliar Fokus Penanganan Covid-19

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Penggunaan Dana Insentif Daerah (DID) mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Anggaran sebesar Rp27 miliar itu diharapkan bisa digunakan sesuai program prioritaskan. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang menerima DID diminta untuk lebih selektif dalam menggunakan dana insentif tersebut, terutama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) yang dapat kucuran dana Rp3,5 miliar. Anggaran itu diharapkan lebih diprioritaskan untuk penanganan kesehatan dari wabah Covid-19.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mengingatkan agar pihak rumah sakit betul-betul menggunakan angaran untuk kegiatan penanganan Covid-19. Dia meminta agar diperuntukkan untuk pembelian alat kesehatan (alkes).

“Kira-kira selain penanganan Covid-19 juga diperuntukkan untuk alkes,” ujarnya.

Terpisah, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan dr Nunuk Kristiani menyampaikan, dana DID itu akan digunakan perbaikan ruang rawat pasien dan pengadaan alkes. Dikatakannya jika saat ini masih proses pengajuan pengadaan.

“Saat ini masih melakukan laporan pertanggungjawaban (LPj) alat-alatnya,” ungkapnya.

Masih menurut dr Nunuk, ruangan tersebut akan dibangun khusus bagi pasien Covid-19. Sementara itu pengadaan alkes, dia menyebutkan salah satunya yakni hepa filter.

“Agar kedepannya pasien covid-19 ini ruangannya lebih steril dan benar-benar dipisahkan dari ruangan pasien umum,” tukasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed