RSUD Waru Siapkan 24 Bed untuk Pasien Covid-19

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) RUJUKAN: RSUD Waru akan dijadikan rumah sakit rujukan bagi pasien terinfeksi Covid-19.

Kabarmadura.id/Pamekasan–Sebagai bentuk tindakan kuratif dalam rangka penangan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waru sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien terinfeksi Covid-19.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Pamekasan Totok Hartono mengatakan, Pemkab Pamekasan telah berupaya semaksimal mungkin guna menaggulangi wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, terbatasnya ruang isolasi yang disediakan di RSUD dr. H. Slamet Martodirjo akan ditopang dengan penambahan rumah sakit rujukan, yaitu RSU Mohammad Noer dan RSUD Waru. Bahkan saat ini, RSUD Waru telah siap dioperasikan jika terdapat penambahan pasien Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

“Disana (RSUD Ware, red) sudah siap menerima pasien jika terdapat penambahan pasien Positif, tapi semoga saja tidak,” ucapnya, Rabu (29/4/2020).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Akhmad Marzuki mengatakan, pihaknya telah menyiagakan RSUD Waru sedini mungkin untuk kebutuhan penanganan pasien Covid-19.

Bahkan menurutnya, RSUD Waru telah menyiapkan 24 bed berikut ruang isolasi sebagai bentuk langkah antisipasi jika terdapat penambahan pasien terinfeksi Covid-19. Tidak hanya itu, Marzuki mengungkapkan sejumlah tenaga medis telah disiapkan untuk menangani pasien Covid-19, jumlah paramedic yang disiagakan menurutnya telah sesuai standar.

“Di RSUD Waru di sana telah di siapkan 24 bed setiap ruang serta tenaga medis sesuai standar,” ulasnya.

Sebelum menunjuk RSUD Waru sebagai rumah sakit rujukan, Pemkab Pamekasan sebelumnya telah menetapkan RSUD Slamet Martodirdjo sebagai satu-satunya rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Pamekasan.

Sementara untuk menopang penanganan medis yang lebih mumpuni, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjuk Rumah Sakit Umum (RSU) Mohammad Noer sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasn. (ali/pin)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *