oleh

RTLH Tembus 7.585, Pemkab Pamekasan hanya Mampu Tangani 644 Rumah

Kabarmadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan saat ini membedah 644 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kategori tidak mampu. Program ini sedang berlangsung dan akan selesai akhir Desember 2020.

Demi menekan kemiskinan, Pemkab Pamekasan menjalankan program RTLH sekitar 644 rumah, sedangkan yang terdata dalam RTLH di Pamekasan mencapai 7.585 rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Pamekasan Muharram menyampaikan, RTLH yang terdata di instansinya saat ini mencapai 7.585 rumah.

“Tapi, kami di sini lebih memprioritaskan terhadap orang-orang yang benar-benar tidak mampu, seperti tidak mampu bekerja, janda tua dan lain sebagainya,” sambung Muharram saat ditemui kabarmadura.id di kantornya, Selasa (25/8/2020).

Data yang masuk ke DPKP, tambah Muharram, juga akan diusahakan menunggu giliran di tahun-tahun berikutnya, dengan meyakinkan bahwa akan terbangun.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Tata Bangunan Didik, kemungkinan besar dari RTLH yang mencapai 7.585 RTLH itu akan bertambah sekitar 3.000-an, sehingga bisa mencapai 10.000 RTLH di tahun-tahun berikutnya.

“Dari data program RTLH mencapai 7.585 rumah di Pamekasan, kami hanya bisa menjalankan sekitar 644 rumah RTLH yang diambil program Dana Alokasi Khusus (DAK) 130 RTLH, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 464 RTLH, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 50 RTLH,” tegasnya.

Dengan anggaran dan angka kemiskinan yang tidak seimbang, DPKP Kabupaten Pamekasan akan terus menggali data terkait RTLH yang harus benar-benar mendapatkan program RTLH di tahun berikutnya. (Mukhtar/nam)

Komentar

News Feed